Share

Tanah Bergerak Picu Longsor di Bantul, Satu Rumah Warga Rusak Tertimpa

Erfan Erlin, iNews · Kamis 13 Oktober 2022 18:42 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 13 510 2686635 tanah-bergerak-picu-longsor-di-bantul-satu-rumah-warga-rusak-tertimpa-a7m3dD15yN.jpg Rumah tertimpa material longsor di Bantul. (Foto: Dok Istimewa)

BANTUL - Tanah bergerak terjadi di wilayah Dusun Poyahan, RT 03, Kelurahan Seloharjo, Kapanewon Pundong, Bantul, Kamis (13/10/2022). Akibatnya longsor terjadi di wilayah tersebut dan menimpa rumah Parwanto. Selain menimpa rumah, material longsoran juga menutup akses jalan.

Komandan Pusdalops Bantul, Aka Luk Luk Firmansyah mengatakan, hujan yang terus menerus terjadi beberapa hari terakhir membuat tanah di sejumlah kawasan menjadi labil. Di beberapa tempat, kondisi diperparah dengan sistem drainase yang buruk.

"Itu yang tergambar Dusun Poyahan. tanah labil drainase buruk,” ucap dia, Kamis malam.

Sistem drainase yang buruk membuat aliran air menjadi tidak terarah. Hingga akhirnya memicu tanah longsor di wilayah tersebut Kamis siang.

 Baca juga: Tebing 20 Meter Longsor di Gunung Geulis Bogor Timpa 4 Vila

Meskipun tidak menimbulkan korban jiwa ataupun luka, namun material longsoran sempat menutup akses jalan dan juga menimpa rumah milik warga bernama Parwanto.

“Longsoran menimpa kamar mandi dan kamar tidur," ujar dia.

Sejauh ini material longsoran belum ditangani mengingat hujan masih terus turun. Purwanto dan keluarganya tidur di rumah anaknya.

Hasil koordinasi dengan lurah, jogoboyo, babinkantibmas, dukuh dan RT setempat, Jumat besok baru akan dilakukan kerja bakti. Rencananya mereka akan mengerahkan alat berat untuk mempercepat proses pembersihan material longsoran.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Aka menambahkan, para relawan dan BPBD akan melakukan sterilisasi area terdampak terlebih dahulu. Di antaranya dengan memotong pohon yang berpotensi longsor akan menimpa rumah dan membuat sistem drainase dari atas sehingga aliran air terarah tidak meluber ke mana-mana.

"Kita antisipasi dampak susulan. Apalagi sekarang baru memasuki musim penghujan," tambahnya.

Aka belum mengetahui apakah akan ada skenario untuk melakukan relokasi terhadap mereka yang berada di area membayarkan tersebut. Karena saat ini wewenang berada di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), bukan di BPBD lagi.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini