Share

3 Kelurahan di Purwosari Diserang Kera Ekor Panjang, Makanan Milik Warga Jadi Sasaran

Erfan Erlin, iNews · Jum'at 14 Oktober 2022 12:38 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 14 510 2686968 3-kelurahan-di-purwosari-diserang-kera-ekor-panjang-makanan-milik-warga-jadi-sasaran-xk5q4Ei3AO.jpg Monyet serang warga (Foto: 123rf)

GUNUNG KIDUL - Gerombolan kera ekor panjang menyerang rumah warga di wilayah Gunungkidul, terutama kawasan sepanjang pantai. Hewan primata ini menyerang tanaman yang dibudidayakan warga baik tanaman buah ataupun pertanian.

Salah satunya adalah Kapanewon (Kecamatan) Purwosari. Kali ini Kera Ekor Panjang telah menyerang 3 dari 5 Kalurahan yang ada di Kapanewon yang berbatasan langsung dengan Pantai Parangtritis ini.

Panewu Purwosari, Wahyu Ardi Nugroho membenarkan bahwa jika 3 kelurahan di wilayahnya sudah menjadi sasaran serangan kera ekor panjang. 3 Kalurahan tersebut adalah Giricahyo, Giripurwo dan juga Girijati.

Sementara itu dua kelurahan lain sampai saat ini masih bebas dari serangan hewan primata ini. "Serangan kera ekor panjang ini semakin banyak. Terutama di 3 kelurahan,"kata dia, Jumat (14/10/2022).

Ardi mengatakan, sebagian besar tanaman yang dibudidayakan petani rusak akibat serangan ini. Tidak sedikit dari mereka yang mengalami gagal panen sehingga petani merugi cukup besar.

Baca juga: Kehabisan Makanan, Monyet di Curug Pelangi Jarah Rumah Warga

Bahkan di beberapa titik, kera ekor panjang ini sudah mulai masuk ke pemukiman dan mengambil makanan yang dimiliki oleh warga. Warga menjadi resah dengan kondisi ini karena serangannya memang kian massif.

"Di Girijati itu ada yang masuk ke rumah warga dan mengambil mie instan," kata dia.

Baca juga: Monyet Ekor Panjang Ngamuk di Permukiman Warga, 2 Bocah Jadi Korban

Masyarakat sudah mencoba melakukan berbagai upaya untuk menangani serangan kera ekor panjang ini. Mereka sudah memasang jaring untuk melindungi kawasan agar kera tidak masuk.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Di samping itu, masyarakat juga sudah berusaha keras menghalau kera dengan berbagai cara di antaranya menggunakan petasan. Masyarakat juga berusaha menjaga tanaman di lahan masing-masing.

"Warga kami melakukan ronda secara bergiliran," kata dia.

Pihaknya juga sudah berusaha melaporkan peristiwa tersebut ke Pemkab Gunungkidul. Tak hanya itu, mereka juga memberitahukan perihal serangan kera ekor panjang tersebut ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) agar segera ada tindakan.

Ia mengakui jika warga mengalami dilema karena kera ekor panjang termasuk hewan yang dilindungi. Jika mereka memburunya, nanti khawatir akan tersandung masalah hukum. Sehingga kini mereka hanya bisa pasrah dan menunggu tindakan dari yang berwenang.

"Ya kami berharap segera ditangani. Agar tidak masuk ke lokasi-lokasi wisata. Di Purwosari kan banyak obyek wisata favorit," tuturnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini