Share

Keluarga Apin BK Bos Judi di Sumut Diduga Kabur, Kuasa Hukum Mengundurkan Diri

M Andi Yusri, Koran Sindo · Jum'at 14 Oktober 2022 20:57 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 14 608 2687434 keluarga-apin-bk-bos-judi-di-sumut-diduga-kabur-kuasa-hukum-mengundurkan-diri-bvkBUmwtpn.jpg Kombes Hadi Wahyudi. (Foto: Andi Yusri)

MEDAN - Polda Sumatera Utara (Sumut) menyebut kuasa hukum keluarga Apin BK alias Jonni yang tergabung dalam JnR Law Firm mengundurkan diri dari kliennya. Pengunduran diri karena keluarga Apin BK dinilai tak kooperatif.

"Kuasa hukum Apin BK menarik diri dari kliennya karena tidak kooperatif," kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, Jumat (14/10/2022).

Berdasarkan keterangan kuasa hukum keluarga Apin yang diterima polisi, awalnya mereka turut mendampingi anak, istri adik hingga orang tua Apin saat pemeriksaan di Ditreskrimsus Polda Sumut pada 27 September.

Kemudian pada pemeriksaan keesokan harinya, 28 September, keluarga Apin meminta pemeriksaan ditunda hingga Jumat dengan alasan sakit. Namun pada tanggal 28 September pagi tim kuasa hukum sudah tidak dapat lagi berkomunikasi dengan kliennya itu.

Hingga akhirnya penyidik Ditreskrimsus Polda Sumut pun mendatangi tiga tempat diduga kediaman keluarga Apin dan mereka tak ada di tempat.

"Memandang tidak sejalan antara kuasa hukum dan klien mereka resmi menarik diri," ucap dia.

 Baca juga: Apin BK, Bos Judi Online Terbesar di Sumut Akan Dibawa ke Tanah Air Malam Ini

Hadi menyebut berdasarkan penyelidikan, keluarga Apin diduga sudah tak berada di Medan atau sudah kabur.

Sebagaimana diketahui, Apin BK berhasil ditangkap di Malaysia. Rencananya, malam ini, Jumat 14 Oktober 2022, dia akan dibawa ke Indonesia .Penangkapan Apin BK merupakan kerja sama dengan Kepolisian Diraja Malaysia. Apin BK sempat bersembunyi di Singapura, kemudian bergeser ke Malaysia.

Polda Sumut telah menetapkan 16 tersangka dalam kasus perjudian online termasuk operator judi online, leader dan beberapa orang lainnya.

Apin BK alias Jonni selaku bos judi online Kafe Warna-Warni di kompleks Cemara Asri yang telah kabur ke Singapura. Sedangkan NP sebagai leader operator judi online.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Berkas NP telah diserahkan ke kejaksaan namun baru tahap pertama. Sementara untuk A alias J Interpol telah menerbitkan red notice untuk menangkap bos judi online terbesar di Sumut ini.

Interpol melalui Divhubinter Mabes Polri telah menerbitkan red notice pada 30 September lalu untuk bos judi online yang kabur ke Singapura. Selanjutnya Interpol akan melacak keberadaan A di luar negeri.

"Selanjut Polri akan melakukan kerja sama pencarian tersangka dengan kerjasama P to P atau NCB INTERPOL to NCB INTERPOL," pungkasnya.

Selain itu, Polda Sumut juga telah menyita 12 aset milik A alias J di sejumlah lokasi. Berdasarkan perkiraan aset itu sekitar harga Rp42 miliar.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini