Share

Perempuan Tewas Diduga Korban KDRT di Gunungkidul, Suami Bilang Sakit Jantung

Erfan Erlin, iNews · Kamis 20 Oktober 2022 16:11 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 20 510 2691162 perempuan-tewas-diduga-korban-kdrt-di-gunungkidul-suami-bilang-sakit-jantung-4R8ezkSc3w.jpg Ilustrasi. (Foto: Dok Okezone.com)

GUNUNGKIDUL - Dugaan aksi Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) terjadi di wilayah Gunungkidul. Bahkan akibat KDRT yang diduga dilakukan suaminya, seorang perempuan bernama DF meninggal dunia usai dirawat di rumah sakit.

DF dikabarkan adalah seorang pedagang angkringan yang juga penyanyi campursari. DF berasal dari Dusun Slingi, Kalurahan Genjahan, Kapanewon Ponjong, namun tinggal di Mijahan, Kalurahan Semanu Kapanewon, Semanu bersama suaminya M.

Dukuh Slingi, Novi ketika dikonfirmasi mengungkapkan pada Rabu 19 Oktober 2022 DF dikabarkan meninggal dunia di rumah sakit setelah beberapa hari dirawat. Berdasarkan keterangan suaminya, DF dirawat karena menderita penyakit jantung.

Korban kemudian dimakamkan ke makam umum di Dusun Slingi, tempat orangtua DF tinggal selama ini. DF dimakamkan di tanah kelahirannya karena pasangan ini belum memiliki keturunan.

"Iya dimakamkan di sini (Slingi) karena kan mbak DF belum punya anak," kata dia, Kamis (20/10/2022).

 Baca juga: Mengenal UU Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga, Pelaku KDRT Diancam Penjara 15 Tahun

DF rencanannya akan dimakamkan hari ini, namun keluarga kemudian curiga karena menemukan sejumlah luka lebam di beberapa bagian tubuh. Kabar tersebut kemudian didengar oleh tetangganya hingga sampai ke telinga polisi.

Polisi kemudian turun tangan membujuk keluarga agar berkenan jenazah DF diautopsi terlebih dahulu. Namun demikian, awalnya keluarga menolak upaya autopsi tersebut dengan berbagai alasan.

"Tadi malam saya juga ikut membujuknya," kata Novi.

Dia sendiri tidak mengetahui apakah DF menjadi korban KDRT. Karena yang ia dengar korban sempat dirawat di rumah sakit selama 5 hari sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia. Kabarnya korban meninggal dunia karena jantung.

"Jadi itu keluarga dan tetangga curiga kok ada lukanya,"kata dia.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Kapolsek Semanu, AKP Kasiwon ketika dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. Berdasarkan informasi yang ia dapat, korban sudah dua kali dirawat di rumah sakit. Di mana korban pertama kali dirawat di Rumah Sakit Pelita Husada Semanu selama 5 hari.

Karena kondisinya belum mengalami perkembangan maka oleh pihak rumah sakit kemudian dirujuk ke RSUD Wonosari. Korban dikabarkan meninggal dunia Rabu sore kemarin sekira pukul 15.00 WIB.

"Nah kami mendapat informasi jika korban mengalami luka saat hendak dimandikan. Kami mencoba mendalaminya,"kata dia.

Kasiwon mengatakan korban memang belum dimakamkan. Dan upaya mereka membujuk keluarga untuk melakukan autopsi akhirnya berhasil. Saat ini korban sudah berada di Rumah Sakit Bhayangkara.

"Untuk informasi sekarang di Polres ya," ujarnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini