Share

Waduh! Gelar Razia di SMP, Satpol PP Temukan Siswa Bawa Gambar Palu Arit

Erfan Erlin, iNews · Kamis 20 Oktober 2022 18:43 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 20 510 2691321 waduh-gelar-razia-di-smp-satpol-pp-temukan-siswa-bawa-gambar-palu-arit-6A3y8dswlF.jpg Ilustrasi/ Foto: Okezone

SLEMAN - Ada saja barang aneh yang ditemukan dari bawaan para siswa SMP di Kabupaten Sleman. Foto simbol organisasi terlarang Palu Arit dan konten tak senonoh ditemukan dalam ponsel siswa SMP

Selain itu, sejumlah barang yang seharusnya tidak dibawa oleh pelajar SMP justru ditemukan di dalam tas mereka. Beberapa di antaranya adalah kunci sepeda motor, rokok, vapor (vape), serta sabun batang yang berlubang di bagian tengahnya.

 BACA JUGA:KPK Selisik Penggunaan Uang Suap Bupati Mamberamo Tengah

Benda-benda mencengangkan ditemukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Sleman dalam kegiatan Sat Pol PP Goes To School. Sejumlah sekolah mereka datangi pada Kamis (20/10/2022).

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Sleman Shavitri Nurmala mengatakan, dua sekolah yang menjadi sasaran Sat Pol PP Goes To School berada di Kapanewon Tempel. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka mengantisipasi hal-hal negatif yang bisa dilakukan oleh para pelajar.

 BACA JUGA:Apes! Hendak Bobol Kotak Amal, Pria Ini Tepergok Warga

"Ini untuk antisipasi tawuran, kenakalan remaja dan kejahatan jalanan," tutur dia, Kamis.

Eva menyebutkan razia dilakukan sejak pagi hingga siang, menjadi bentuk implementasi tugas Satgas Anti Kejahatan Jalanan yang telah dibentuk beberapa bulan silam. Sasaran pertama adalah Handphone dan juga bawaan siswa.

Dalam razia tersebut mereka menemukan konten video, foto pornografi di dalam ponsel siswa. Dan yang mencengangkan adalah ketika mereka mendapati pula siswa usia sekolah menengah pertama (SMP) yang di dalam ponselnya ada foto simbol organisasi terlarang.

"Ada foto gambar palu arit, tapi katanya anak tersebut hanya mendapatkan dari media sosial twitter. Dan iseng menyimpannya," terangnya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Ponsel yang ditemukan gambar logo organisasi itu sementara disita oleh pihak sekolah dan proses diserahkan kepada kepala sekolah. Siswa kemudian diberi pembinaan dan pemahaman tentang menjadi siswa yang baik dan menaati peraturan.

Selain itu, mereka juga masih banyak pelajar yang tidak menaati peraturan sekolah. Ada beberapa yang mereka temukan berada di luar sekolah ketika jam belajar berlangsung.

"Semua temuan ditindaklanjuti kepala sekolah dan guru bimbingan konseling," jelas Evie.

Evi berharap, kegiatan Sat Pol PP Goes To School ini bisa menjadi pemicu bagi semua institusi untuk menciptakan situasi kegiatan belajar yang baik. Karena dengwn menciptakan lingkungan belajar yang baik dan menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif sehingga tidak terjadi lagi kenakalan remaja.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini