JAKARTA - Wakil Presiden Indonesia Ma’ruf Amin mengatakan ada atau tidaknya unsur pidana pada maraknya kasus gagal ginjal di Indonesia merupakan tugas kepolisian. Dirinya pun menyerahkan seutuhnya kepada institusi Polri.
“Masalah ada kemungkinan tindak pidana, saya kira via kepolisian,” ucap Ma’ruf Amin, Sabtu (22/10/2022).
Nantinya, kepolisian akan bisa menilai apakah ada kesengajaan pada kasus tersebut. Tidak menutup kemungkinan juga polisi bisa menilai ada unsur lain pada kasus tersebut.
“Yang akan melihat apakah ada atau tidak (unsur pidana) jadi itu apa ada kesengajaan atau ada unsur lain,” ucap dia.
“Tapi yang penting masalah-masalah yang menyangkut soal pidana itu kepolisian,” tambahnya.
Dilain sisi, Dirinya juga berpsen agar Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk lebih selektif lagi. Hal ini khususnya dalam memberikan izin edar obat-obatan untuk masyarakat.
“BPOM juga selektif betul untuk memberikan izin edar bagi obat-obat bagi masyarakat,” tukasnya.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.