Share

Tiga Bajak Laut Bersenpi Ditangkap, Dua Orang Masih Buron

M Andi Yusri, Koran Sindo · Sabtu 22 Oktober 2022 07:28 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 22 608 2692264 tiga-bajak-laut-bersenpi-ditangkap-dua-orang-masih-buron-FGOCny3t4Y.jpg Illustrasi (foto: Okezone)

DELISERDANG - Tiga bajak laut yang merampok kapal nelayan di Perairan Kecamatan Pantai Labu Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara (Sumut) ditangkap petugas Subdit Gakkum Direktorat Polisi Air dan Udara (Polairud) Polda Sumut.

Adapun ketiga pelaku yaitu inisial SA, MWS, dan S. Ketiganya warga Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deliserdang, Sumut.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Hadi Wahyudi mengatakan, ketiga perompak laut ini ditangkap setelah nelayan yang menjadi korban melaporkan ke Ditpolair Polda Sumut.

 BACA JUGA:Kisah Mbah Sambu Penyebar Islam di Lasem yang Berhasil Menumpas Bajak Laut

Dari tangan ketiganya, Polisi menyita barang bukti 100 liter solar, fiber peti es, empat jeriken plastik, serta uang sebesar Rp300 ribu hasil penjualan ikan basah yang dirampok dari nelayan.

"Mereka merampok kapal nelayan pada 15 Oktober lalu sekitar pukul 08.00 WIB dengan cara mendekati kapal nelayan," jelas Hadi Wahyudi, Sabtu (22/10/2022).

 BACA JUGA:Gagalkan Perdagangan Orang ke Malaysia, Ditpolair Amankan Satu Nakhoda Speed Boat

Kemudian mereka naik ke kapal dan menodongkan senjata jenis air softgun ke para nelayan supaya menyerahkan barang-barang berharga termasuk ikan, GPS kapal dan minyak solar.

"Senjatanya masih didalami beli dimana, dapat dari siapa," ungkapnya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Polisi menuturkan dari tiga pelaku itu masih ada yang diburon sebanyak dua orang lagi. "Kedua bandit laut itu berhasil kabur saat berusaha ditangkap petugas," ujarnya.

Selain itu, petugas Subdit Gakkum Direktorat Polairud Polda Sumut juga menangkap seorang pencuri baterai pembangkit listrik tenaga Surya di wilayah Belawan inisial H alias B.

Pelaku mencuri baterai pembangkit listrik yang biasa digunakan untuk menerangi jalur kapal di Pelabuhan Belawan. Pelaku mencuri 11 unit baterai PLTS di mercusuar pada 2019 dan berhasil diamankan baru-baru ini.

Atas perbuatan itu, lanjutnya, empat pelaku perompakan nelayan dengan kekerasan diancam hukuman 9 tahun penjara.

"Kasus pertama dijerat pasal 365 ayat 2 KUHPidana maksimal 9 tahun. Kasus kedua dijerat pasal 363 juncto pasal 55 KUHPidana," pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini