Share

Korsleting Listrik, Rumah di Klaten Hangus Terbakar, 2 Meninggal

Saeful Efendi, iNews · Selasa 25 Oktober 2022 15:11 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 25 510 2694184 korsleting-listrik-rumah-di-klaten-hangus-terbakar-2-meninggal-QFJltVSAvF.jpg Ilustrasi/ Foto: Istimewa

KLATEN - Diduga akibat konsleting listrik sebuah rumah di Dusun Dedegan, Desa Jebugan, Kecamatan Klaten Utara, Klaten, Jawa Tengah, terbakar. Peristiwa itu terjadi Senin (24/10/2022) sekitar pukul 21.34 WIB. Akibatnya dua penghuni rumah meninggal dunia tak sempat menyelamatkan diri.

Korban masing-masing Reso Pairo (87) dan Walinem (66) keduanya anak dan ibunya. Informasi yang dihimpun peristiwa tersebut diketahui kali pertama oleh saksi Waliyem (63) tetangga korban. Saat itu saksi mendengar suara 'plethok- plethok' atau letusan sesuatu yang terbakar.

 BACA JUGA:Polisi Dalami Keterlibatan Perempuan Bercadar Penodong Paspampres dengan Organisasi Tertentu

Saat itu juga saksi yang kaget langsung berteriak minta tolong warga sekitar. Namun api terlanjur membesar dan membakar seluruh bangunan.

Kapolsek Klaten Utara AKP Sugeng Handoko membenarkan adanya peristiwa tersebut.

 BACA JUGA:Kekasih Brigadir J Menangis saat Ceritakan Momen Yosua Minta Putus Karena Ada Masalah

"Tetangga korban sempat yang mengetahui dan karena rumahnya berdekatan. Namun karena api api di atas rumah korban sudah membesar dan tidak berani mendekat," ungkap Kapolsek.

Sementara itu, warga masyarakat kemudian menghubungi damkar dan Polsek Klaten Utara tapi api sudah menghanguskan isi rumah.

"Api menghanguskan bagian atap rumah serta barang di dalamnya. Antara Lain 3 buah TV tabung, serta barang barang perabotan rumah tangga," imbuhnya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Akibat kejadian tersebut, dua penghuni rumah meninggal di tempat. Keduanya disebut selama ini dalam kondisi sakit. Kemungkinan mereka tertimpa atap bangunan dan tiang rumah yang terbakar.

"Saat itu korban menderita sakit setruk dan korban Pairo juga sedang sakit dan tidak menyelamatkan diri. Sementara penghuni lain, Tukiman (63) sedang keluar rumah," jelas Sugeng.

Sekitar 30 menit kemudian, sebut Sugeng, api dapat dipadamkan dengan oleh 2 mobil Damkar. Kerugian materi sekitar Rp 50 juta. Jenasah kedua korban baru di makamkan Selasa siang (25/10/2022) siang, di TPU desa setempat.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini