Share

Viral Video Peselancar Asing Tergulung Sampah saat Surfing di Pantai Batu Bolong Bali

Bagus Alit, iNews · Kamis 27 Oktober 2022 09:31 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 27 244 2695394 viral-video-peselancar-asing-tergulung-sampah-saat-surfing-di-pantai-batu-bolong-bali-E7ZOMNw3Xg.png Bule tergulung sampah saat surfing. (Foto: Tangkapan layar)

BADUNG – Beredar video peselancar asing tergulung sampah saat surfing di Pantai Batu Bolong, Badung, Bali. Video berdurasi beberapa detik yang viral di sejumlah media sosial.

Dalam video tersebut terlihat peselancar berbaju merah tersebut kesulitan berdiri usai tergulung ombak karena kakinya terlilit sampah. Gulungan ombak yang datang bertubi-tubi menghantam membuat bule perempuan itu kembali tenggelam selama beberapa saat dan saat mencoba keluar dari air, kepalanya dipenuhi sampah yang tersangkut.

Dikonfirmasi mengenai video viral tersebut, Koordinator Deteksi dan Evakuasi Sampah Laut DLHK Badung, I Made Gede Dwipayana membenarkan jika peristiwa tersebut berlangsung di Pantai Batu Bolong.

Setelah viral di media sosial, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Badung telah melakukan pembersihan sampah kiriman di Pantai Batu Bolong.

Baca juga: Tekan Penggunaan Sampah Plastik hingga 70%, Ini yang Harus Dilakukan

“Meski berton-ton sampah telah terangkut, namun setiap harinya sampah kiriman yang datang justru semakin banyak, didominasi sampah ranting pohon, batok kelapa dan kayu gelondongan,” ucapnya, Kamis (27/10/2022).

Sampah yang mengotori sepanjang pesisir selatan pulau Bali, khususnya di Kabupaten Badung merupakan kiriman dari aliran sungai. Sebaran sampah kiriman tergantung dari kondisi angin dan arus laut, termasuk dipengaruhi faktor hujan di hulu dan banjir di hilir yang kemudian membawa sampah ke laut.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

“Tahun ini fenomena sampah kiriman datang lebih awal karena biasanya baru muncul setiap akhir November atau pada saat awal musim hujan,” sambungnya.

Sampah kiriman ini mulai muncul sejak 3 minggu lalu di kawasan pesisir Kuta utara seperti Pantai Cemagi, Canggu, Brawa, Batubolong dan Batubelig. Namun, sejak 4 hari terakhir sebaran sampah kiriman terus bertambah dengan mulai mengotori sepanjang kawasan Pantai Kuta, Legian hingga Seminyak.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini