Share

Polda Jateng Bakal Cabut Permanen SIM Pelaku Tabrak Lari

Tim Okezone, Okezone · Kamis 27 Oktober 2022 19:27 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 27 512 2695889 polda-jateng-bakal-cabut-permanen-sim-pelaku-tabrak-lari-p2OvQ09jEn.jfif Polda Jateng terapkan merit poin sehingga SIM dari pelaku tabrak lari bisa dicabut. (Dok Polda Jateng)

JAKARTA - Polda Jateng menerapkan merit poin untuk meminimalkan pelanggaran lalu lintas. Pemilik SIM memiliki poin. Nantinya setiap melakukan pelanggaran lalu lintas, poin dari pemilik SIM akan berkurang.  

Dirlantas Polda Jateng, Kombes Agus Suryo Nugroho menjelaskan, sistem merit poin tersebut sudah diberlakukan di wilayah hukum Polda Jateng. Namun, ia berharap tidak ada pelanggaran lalu lintas yang dilakukan masyarakat Jawa Tengah sehingga tidak perlu dilakukan pengurangan merit poin terhadap pemilik SIM.

“Jadi di Jawa Tengah proses sudah berjalan dan sudah dimulai di Polda Jateng karena dari Korlantas sudah lama menentukan seperti itu jadi di wilayah tinggal menjabarkan. Kita harap tidak ada pelanggaran lalu lintas yang dilakukan masyarakat sehingga tidak ada poin-poin yang harus diberikan,” tuturnya kepada wartawan, Kamis (27/10/2022). 

Selai itu, Agus mengungkapkan, saat ini Ditlantas Polda Jateng tengah menguji coba penggunaan drone untuk merekam pelanggaran lalu lintas.

“Bahwa ETLE itu ada yang statis dan ada yang mobile, jadi (penggunaan Drone) ini hanya salah satu mekanisme saja. Di Jawa Tengah sedang uji coba ETLE yang terkoneksi dengan Drone. Nanti setelah clear dengan Asosiasi Pilot Drone Indonesia, akan kami paparkan di Korlantas,” tuturnya.

Sebagaimana diketahui, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memerintahkan petugas Polantas tidak lagi melakukan tilang secara manual karena sudah beralih menggunakan mekanisme Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).

Hal tersebut diungkapkan Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Aan Suhanan di sela acara Konsinyering bersama Jasa Raharja di Hotel Gumaya, Kamis (27/10/2022).

Brigjen Aan menyampaikan sesuai arahan Kapolri, tindakan yang diberikan oleh anggota Polri terkait pelanggaran lalu lintas yaitu berupa peringatan dan edukasi.

"Kita diarahkan oleh Pak Kapolri dalam 2-3 bulan ke depan ini kita melakukan kegiatan simpatik. Artinya dalam penegakan hukum yang kita lakukan itu lebih mengedepankan kegiatan edukasi, sosialisasi, kemudian teguran kepada masyarakat yang melanggar dan memaksimalkan penegakan hukum yang berbasis IT dengan ETLE," kata Aan.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Namun, ia menyebut ada kondisi saat polisi tetap bisa menghentikan pengendara. Jika polisi melihat ada pelanggaran lalu lintas yang berpotensi membahayakan seperti tidak memakai helm, lawan arah, atau bahkan anak kecil yang mengendarai motor, masih bisa menghentikan pelanggar.

“Ya kalau kita melihat ada pelanggaran seperti orang enggak pakai helm, kalau polisi tidak menghentikan, tidak berbuat apa-apa itu sudah salah membiarkan orang yang berpotensi kecelakaan. Harus tetap kita berikan peringatan dengan dihentikan. Itu salah satu bentuk edukasi dan menyelamatkan minimal satu orang itu agar tidak menjadi korban kecelakaan,” tuturnya.

Ia menambahkan, saat ini pihaknya sedang membuat konsep untuk meminimalkan terjadinya pelanggaran lalu lintas berulang yang dilakukan masyarakat. Konsep tersebut diwujudkan dalam sistem merit poin.

“Jadi setiap pemilik SIM di awal akan memiliki 12 poin. Poin tersebut akan berkurang jika pemilik SIM tersebut melakukan pelanggaran lalu lintas. Jika pelanggaran ringan akan dikurangi 1 poin, pelanggaran sedang 3 poin, pelanggaran berat yang berpotensi mengakibatkan kecelakaan akan dikurangi 5 poin. Jadi nanti kalau poinnya habis akan dicabut SIMnya dan harus melalukan ujian SIM lagi,” ujar Brigjen Aan saat menjelaskan mekanisme pengurangan merit poin.

Bahkan, disebutkan pula ada jenis pelanggaran lalu lintas yang langsung seketika menghabiskan merit poin pemilik SIM.

“Kalau kasus tabrak lari akan langsung habis 12 poin dan SIM-nya bisa dicabut permanen,” ucapnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini