Share

Viral Mesin ATM Pecahan Rp20 Ribu, Ternyata Banyak Penggunanya

Erfan Erlin, iNews · Selasa 01 November 2022 14:26 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 01 510 2698679 viral-mesin-atm-pecahan-rp20-ribu-ternyata-banyak-penggunanya-zGRyv8L4YE.jpg Viral ATM pecahan Rp20 ribu (Foto: tangkapan layar)

YOGYAKARTA - Anjungan Tunai Mandiri (ATM) menjadi salah satu solusi bagi masyarakat yang ingin mendapatkan uang tunai dari tabungannya.

Mesin ATM kini tersebar di berbagai pelosok negeri terutama di beberapa titik strategis lainnya.

Namun akun Instagram @jogjaku belum lama ini mengunggah postingan ATM langka pecahan Rp20 ribu hingga viral di media sosial (medsos). Oleh admin, unggahan tersebut diberi caption

"Nemu ATM langka 20 Ribu penyelamat akhir bulan"

"Katanya masih ada lho ATM 20ribuan di Jogja"

"Daripada penasaran lihat ke dalam ATM"

Baca juga: Viral Kisah Bintang Iklan Banting Stir Jadi Tukang Tempe di AS

"Beneran dong ada pecahan 20ribuan"

"Penyelamat banget akhir bulan"

Berbagai komentar muncul dalam akun ini

Baca juga: Viral Pak Yunus Pergi Haji Naik Sepeda Sendirian dari Malang ke Makkah, Netizen Ramai-Ramai Mendoakan

"BNI memang sahabat mahasiswa dari jaman duluu,"komentar @royzulfikar

"Mau jalan2 ke Malioboro. Mau ngambil uang 500 ribu, ga liat nominal ATM, tau2nya keluar 20ribuan banyak banget,"tulis @bahar.aay

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Ketika dikonfirmasi Humas Kanwil BNI Yogyakarta, Wahyu Buntoro menuturkan pihak BNI memang masih sengaja mempertahankan mesin ATM dengan denominasi Rp20 ribu. Karena memang pangsa pasarnya masih ada. Bahkan di DIY ternyata cukup tinggi.

"Kita ada dua mesin ATM pecahan duapuluh ribuan. Di masing-masing kantor cabang ada yaitu di Nol Kilometer dan UGM,"kata dia

Memang pihaknya dari dulu tidak menghapus mesin ATM nominal pecahan Rp 20 ribuan karena permintaan (usage) cukup tinggi. Salah satu pertimbangan memberikan layanan dari BNI adalah penggunaan dan masyarakat atau nasabah

Dua mesin diletakkan di Nol Kilometer dan juga di UGM karena pangsa pasar utama dari mesin ATM pecahan Rp 20 ribuan adalah mahasiswa serta wisatawan. Di Nol kilometer cukup banyak wisatawan dan mahasiswa yang berkumpul.

"Kalau UGM sudah barang tentu pusatnya mahasiswa," kata dia.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini