Share

Terlibat Cinta Segitiga, Dua Pemuda Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan

Ansar Jumasang, Koran Sindo · Kamis 03 November 2022 21:31 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 03 609 2700474 terlibat-cinta-segitiga-dua-pemuda-ditemukan-tewas-di-pinggir-jalan-QrbogmMfRO.jpg Illustrasi (foto: Okezone)

MAKASSAR - Nasib malang menimpa dua remaja bernama Abd Aziz Kamaruddin (21) dan Muh Amar Siddiq (17) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Keduanya ditemukan tewas usai terjatuh dari kendaraan roda duanya diduga akibat saling kejar dengan Orang Tidak Dikenal (OTK).

Dua korban ditemukan tak bernyawa di Jalan Metro Tanjung Bunga, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sulsel, pada Rabu 2 November 2022 malam.

Kasi Humas Polrestabes Makassar, AKP Lando K Sambolangi membenarkan perihal kejadian tersebut. Kata dia, menurut keterangan saksi korban diduga terlibat saling kejar dengan OTK dengan motor.

"Awalnya saksi melihat korban yang berboncengan dari arah jembatan Barombong menggunakan sepeda motor dengan kecepatan tinggi, keduanya beriringan dan saling pepet dengan pengendara motor lain," kata Lando, Kamis (3/11/2022).

 BACA JUGA: Mayat Pria Ditemukan di Dalam Tangki Solar Kapal di Muara Angke

Tak lama, suara gemuruh pun terdengar. Suara itu rupanya dari roda dua korban yang jatuh. Keduanya pun ditemukan tergeletak tak bernyawa.

"Ada luka tusuk dibagian punggung korban dan luka tancapan busur yang ditemukan di jaket korban," bebernya.

Lando mengungkapkan, penyebab kematian kedua korban, sementara dalam penyelidikan pihaknya.

 BACA JUGA:Dikira Boneka, Ternyata Tubuh yang Tersangkut Batu di Sungai Cisadane Mayat Seorang Wanita

"Masih diselidiki apakah karena laka lantas atau sebab lain dengan bukti bukti dan kondisi di TKP," tukasnya.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Namun, tak butuh waktu lama Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Makassar akhirnya membekuk pelaku penganiayaan hingga berujung kematian terhadap dua orang pemuda di Jalan Metro Tanjung Bunga, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), pada Rabu (2/11/2022) malam kemarin.

Pelaku yang diamankan yakni Anasrullah (23) dan M Awal (19). Mereka ditangkap di Jalan Pattukangan, Kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa, Sulsel, tak cukup 1x24 jam.

Kasi Humas Polrestabes Makassar, AKP Lando K Sambolangi membenarkan perihal penangkapan tersebut.

"Satreskrim Polrestabes Makassar telah melakukan pengungkapan kasus 338 yang terjadi pada 2 November 2022 malam. yang dilakukan dua orang tersangka inisial A dan M. Dua korban meninggal dunia di TKP," jelas Lando kepada awak media di Mapolrestabes Makassar, Kamis (3/11/2022) malam.

Dari hasil pendalaman polisi, kedua pelaku mempunyai peran berbeda dalam peristiwa berdarah tersebut. Dimana pelaku pertama yakni M Awal itu melakukan pembusuran terhadap korban hingga mengenai punggung korban.

Sedangkan, pelaku kedua yakni Anasrullah berperan menendang kendaraan roda dua korban mengakibatkan kedua korban menabrak pohon dan tembok hingga terjatuh dan meregang nyawa.

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Reonald mengatakan dari keterangan kedua pelaku diketahui peristiwa tersebut berawal dari hubungan asmara.

"Salah satu pelaku ini berhubungan dengan seorang wanita dimana perempuan ini adalah mantan dari korban, dan oleh sebab itu korban merasa cemburu dan mencari pelaku sehingga korban sempat menelpon pacar pelaku," tuturnya Kamis, (3/11/2022) malam.

Saat pelaku menemukan korban, ternyata korban yang lebih dulu melontarkan busur ke arah pelaku hingga mengenai paham sebelah kiri dari pelaku.

"Setelah pelaku terkena busur, teman pelaku mengajak untuk mengejar korban sampai di ujung jembatan Barombong. Sempat dibalas dengan busur dan mengenai belakang punggung dan mengenai jaket, disitu korban jatuh dan menghantam pohon dan tembok hingga tewas," jelas Reoland.

Atas peristiwa tersebut polisi kini mengamankan kedaua pelaku serta barang bukti busur, dan dua sepeda motor milik korban dan pelaku.

"Sementara pelaku terancam Pasal 338 atau 359 ayat 3 ancaman hukuman 15 tahun penjara" tukasnya.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini