Share

Saksi Dibunuh Sebelum Berikan Keterangan, Polisi Pastikan Penyelidikan Dugaan Korupsi BPKAD Pemkot Semarang Dilanjutkan

Eka Setiawan , MNC Portal · Jum'at 04 November 2022 11:16 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 04 512 2700751 saksi-dibunuh-sebelum-berikan-keterangan-polisi-pastikan-penyelidikan-dugaan-korupsi-bpkad-pemkot-semarang-dilanjutkan-o84ELv12Dy.jpg Ilustrasi/ Foto: Antara

SEMARANG – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Jawa Tengah memastikan proses penyelidikan kasus dugaan korupsi di Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) di Pemkot Semarang terus berjalan.

Adanya saksi yang meninggal dunia, yakni ASN Pemkot Semarang Paulus Iwan Budi, tidak menghentikan proses penyelidikan yang dilakukan Subdirektorat Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Dit Reskrimsus Polda Jawa Tengah.

 BACA JUGA:Korut Tembakkan 80 Artileri ke Laut, AS - Korsel Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Militer

“Proses lidik (penyelidikan) masih,” ungkap Direktur Reskrimsus Polda Jawa Tengah Kombes Pol Dwi Subagio saat ditemui di Markas Polda Jawa Tengah, Jumat (4/11/2022).

Pihaknya, melakukan penyelidikan, salah satunya memeriksa berbagai saksi atas dugaan korupsi tersebut.

 BACA JUGA:Laporan Keuangan Pemko Medan Baik & Jelas, Wali Kota Bobby Nasution Raih Penghargaan dari Menteri Keuangan

“Sampai saat ini ada 9 saksi (dimintai keterangan penyidik),” lanjutnya.

Ditanya tentang pemanggilan saksi lain dari pihak Pemkot Semarang yang akan dimintai keterangan, Dwi Subagio mengaku belum ada.

“Belum ada (dari Pemkot Semarang),” ungkap Dwi.

Kasus dugaan korupsi yang terjadi di BPKAD Kota Semarang dilakukan penyelidikan Dit Reskrimsus Polda Jateng setelah menerima aduan dari Aliansi Masyarakat Kota Semarang. Kasus itu terkait kegiatan pensertifikatan tanah fasum, fasos dan utility dari PT KAL kepada Pemkot Semarang sebanyak 8 bidang. Lokasinya di Kecamatan Mijen, Kota Semarang.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Salah satu saksi yang sedianya akan memberikan keterangan kepada penyidik, yakni Paulus Iwan Budi Prasetyo urung hadir. Sedianya dijadwalkan pada Kamis 25 Agustus 2022, Iwan tak hadir. Keluarga melaporkannya hilang, sehari sebelumnya.

Setelah dilakukan berbagai pencarian, ternyata ditemukan sudah meninggal dunia di Kawasan Marina Kota Semarang pada 8 September 2022. Kondisinya hangus terbakar dan kepalanya hingga saat ini belum ditemukan.

Sepeda motor Iwan dan aneka barang lain juga ditemukan di dekat Tempat Kejadian Perkara (TKP) penemuan jenazah itu. Polisi memastikan kondisi jenazah hangus terbakar tak utuh itu adalah Iwan Budi dari hasil pemeriksaan DNA.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini