Share

Puluhan Siswa SD yang Tertimpa Atap saat Kegiatan Pengajian

Erfan Erlin, iNews · Selasa 08 November 2022 13:39 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 08 510 2703236 puluhan-siswa-sd-yang-tertimpa-atap-saat-kegiatan-pengajian-vvHip0lfLf.jpg Illustrasi (foto: Okezone)

GUNUNGKIDUL - Atap bangunan lantai 2 yaitu kelas 5 dan 6 SD Muhammadiyah Bogor yang berada di Jalan Mantous Dusun Bogor II, Kalurahan Playen Kapanewon Playen Gunungkidul runtuh. Naas, saat atap tersebut ambruk, puluhan siswa berada di dalam ruangan sehingga tertimpa.

Akibatnya 3 orang siswa dilarikan ke rumah sakit, belasan lainnya ke Puskesmas Playen. Seorang lagi kritis dan harus mendapatkan penanganan yang intensif dari pihak rumah sakit

Kapolsek Playen, AKP Hajar Wahyudi menuturkan lantai 2 terdiri dari 3 ruangan. Biasanya lantai 2 memang difungsikan sebagai aula tempat menyelenggarakan berbagai macam kegiatan dengan jumlah siswa yang ikut cukup banyak.

"Nah tadi kebetulan ada pengajian. Siswa berada di sana," kata dia, sesaat setelah kejadian.

 BACA JUGA:Atap SD Muhammadiyah Gunungkidul Ambrol Timpa Puluhan Siswa, Satu Kritis

Peristiwa ambruknya atap bangunan lantai dua tersebut terjadi pukul 07.30 WIB. Dari 3 ruang kelas yang ada di lantai 2, dua diantaranya ambrol. Sementara siswa masih beraktivitas di bawahnya mengikuti pengajian

Akibatnya, hampir semua siswa di dalam ruangan tersebut tertimpa reruntuhan bangunan. Bahkan ada siswa yang terjepit baja ringan, di mana memang atap tersebut memiliki rangka baja ringan.

"Siswa langsung kami evakuasi dibantu sejumlah relawan,"kata dia.

 BACA JUGA: Asyik Ngopi di Warkop saat Jam Sekolah, Belasan Pelajar Diciduk Satpol PP

Pihaknya bersama-sama dengan relawan baik dari TNI ataupun relawan lain fokus untuk membersihkan puing. Lokasi kejadian untuk sementara diberi garis polisi guna penyelidikan.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Sesaat kemudian, Wakil Bupati Gunungkidul, Heri Susanto dan Kapolres Gunungkidul AKBP Edy Bagus Sumantri meninjau lokasi. Mereka juga ingin agar para siswa dapat tertangani dengan baik

"Kami ingin memastikan kondisi yang terjadi dan mengkoordinasi relawan untuk membantu evakuasi,"kata Wakil Bupati Gunungkidul, Heri Susanto.

Wabup sendiri mengaku ikut prihatin atas peristiwa ini. Pihaknya juga mengapresiasi kesigapan jajaran kepolisian dan relawan untuk melakukan penanganan. Ia belum bisa memastikan berapa jumlah siswa yang mengalami luka.

"Untuk langkah selanjutnya penyidikan dan penyelidikan atas peristiwa ini biar nanti pihak kepolisian yang melaksanakannya," tandas dia.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini