Share

Serang Warkop dengan Busur dan Parang, Pelaku Kocar-Kacir Ternyata yang Nongkrong Polisi

Ansar Jumasang, Koran Sindo · Selasa 08 November 2022 20:51 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 08 609 2703612 serang-warkop-dengan-busur-dan-parang-pelaku-kocar-kacir-ternyata-yang-nongkrong-polisi-hOh9ZwwII7.png Polisi diserang OTK saat nongkrong di kafe/Foto: Tangkapan layar

MAKASSAR - Hendak heboh di media sosial yang memperlihatkan saat warkop yang ditempati para Perwira Satreskrim Polrestabes Makassar di serang orang tak dikenal (OTK) menggunakan parang dan busur.

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Reonald T.S Simanjuntak, mengungkap kasus penyerangan di salah satu warkop di Jalan Pengayoman, Makassar, pada Minggu (6/11/2022) malam.

 BACA JUGA:Serang Polisi yang Lagi Nongkrong, 8 Orang Pelaku Diringkus

AKBP Reonald di hadapan awak media menuturkan, motif penyerangan tersebut dari kasalahpahaman. Perebutan lahan parkir. Total pelaku penyerangan berjumlah 9 orang.

"Mereka tidak tahu di situ ada banyak Polisi," terang AKBP Reonald, Selasa (8/11/2022).

 BACA JUGA:Sungai Cipurabaya Meluap, Pabrik Kerupuk dan Pasar Purabaya Sukabumi Terendam Banjir

AKBP Reonald lanjut mengatakan, pelaku sempat menarikkan anak panah. Namun, karena Polisi melepaskan tembakan peringatan, pelaku batal menarikkan anak panahnya.

Atas kejadian itu, AKPB Reonald menegaskan tidak ada yang terkena tembakan. Beberapa kali tembakan yang terdengar pada video yang beredar, hanya tembakan peringatan.

"Pada saat itu, langsung 3 kita amankan, kemudian 4 lagi kita amankan dan ditambah lagi 1 tadi malam (Senin malam). Dan, tadi malam baru kita dapat parangnya yang dibuang di semak-semak," lanjut Polisi kelahiran Jakarta itu.

Tambah AKBP Reonald, satu lagi pelaku lainnya belum tertangkap. Masih dalam proses pencarian. Namun, dia menegaskan akan segera mengamankan pelaku tersebut. "Pelakunya rata-rata anak-anak. Dan, ada dewasa juga. Rata- rata di bawah umur," terangnya.

Saat kejadian, AKBP Reonald menjelaskan, saat itu dia bersama 7 anggota yang terdiri dari Perwira sedang berada di dalam warkop Dokter Kopi.

Sebelumnya, warkop Dokter Kopi digegerkan oleh penyerangan beberapa anak muda pada Minggu (6/11/2022) malam.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Pengunjung Warkop yang sedang asyik menyeruput kopinya, tiba-tiba dikagetkan dengan suara gaduh di luar. Tiga pemuda berlarian masuk ke dalam warkop. Wajah mereka tegang. Tak lama, sekelompok pemuda menyusul masuk. Sumpah serapah dan kata-kata kotor meluncur dari mulut mereka.

Di tangan kelompok pemuda itu, tertenteng parang. Juga ada yang sudah merentangkan busur, siap melayangkan anak panah besi ke pengunjung warkop. Refleks, beberapa pengunjung warkop bangkit. Beberapa di antaranya refleks mengeluarkan pistol, lalu lari mengejar si penyerang.

Pengunjung yang tak lain anggota Satreskrim Polrestabes Makassar itu melepaskan tembakan peringatan ke udara. Para penyerang pun kocar-kacir. Mereka lari tunggang langgang, begitu mengetahui warkop tersebut dihuni Polisi.

Atas kelakuannya, 8 pemuda yang sementara diungkus tersebut harus mendelam dalam sel tahanan Polrestabes Makassar.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini