Share

Siswa SD Tertimpa Atap Sekolah Roboh di Gunungkidul Meninggal, Korban Luka Parah Lindungi Teman-temannya

Erfan Erlin, iNews · Rabu 09 November 2022 06:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 09 510 2703687 siswa-sd-tertimpa-atap-sekolah-roboh-di-gunungkidul-meninggal-korban-luka-parah-lindungi-teman-temannya-9obuik4Y4P.jpg Atap sekolah roboh timpa belasan pelajar. (Foto: Erfan Erlin)

GUNUNGKIDUL - Siswa Kelas VI SD Muhammadiyah Bogor Playen yang sebelumnya kritis akibat tertimpa reruntuhan atap sekolah tempatnya belajar, Fauzi Ajitama (12), meninggal dunia. Tim dokter RSUD Wonosari yang merawatnya tak berhasil menyelamatkan nyawa bocah tersebut.

Fauzi dinyatakan mengembuskan napas terakhir pada Selasa (8/11/2022) malam sekira pukul 20.45 WIB. Jenazah disemayamkan di rumah duka Dusun Sumberejo, Kalurahan Ngawu, Kapanewon Playen, tempat orangtuanya tinggal.

Kapolsek Playen AKP Hajar Wahyudi mengatakan korban bersama belasan siswa lainnya dilarikan ke fasilitas kesehatan baik rumah sakit ataupun Puskesmas Playen 2. Namun korban Fauzi bersama satu korban lain dilarikan ke RSUD Wonosari karena kondisinya kritis.

"Dia mengalami luka di beberapa bagian tubuhnya, terutama di kepala," ujar Wahyudi Selasa malam.

Korban terjepit baja ringan penyangga atau kuda-kuda atap gedung lantai 2 SD Muhammadiyah Bogor yang roboh tersebut.

Korban sempat dilarikan ke RSUD Wonosari untuk mendapatkan perawatan. Namun setelah sekira 12 jam dirawat, nyawa korban tidak bisa diselamatkan.

Selain korban meninggal, ada 11 orang siswa yang juga sempat dibawa ke RSUD ataupun Puskesmas. Namun mereka sudah diperkenankan pulang.

"Kami turut berduka cita,” ucap Wahyudi.

 Baca juga: Hujan dan Angin Kencang, Atap Aula Rumah Dinas Bupati Merangin Ambruk Timpa Mobil

Panewu Playen, Agus Sumaryono mengatakan, kondisi Fauzi memang naik turun karena luka yang dideritanya cukup parah.

"Saat saya pulang untuk mandi itu kondisinya memang sempat membaik di mana tekanan darahnya yang tadinya 60 menjadi stabil," tutur Agus.

Dia berpikir kondisi bocah tersebut akan terus membaik sebab mendapat penanganan dari dokter. Namun takdir berkata lain, lanjutnya, sekira pukul 20.45 ia mendapatkan kabar bahwa Fauzi meninggal dunia. 

Dia juga sempat mendapatkan kabar korban melindungi teman-temannya karena memberikan jalan. Kondisi Fauzi memang sudah tidak sadarkan diri sejak kejadian. Tubuhnya tertimpa baja ringan dan material ambruknya atap. 

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

“Sekujur tubuh Fauzi mengalami luka yang cukup serius. Itu mungkin karena melindungi teman temannya," ucao dia.

Kejadian ambruknya atap saat siswa-siswi SD Muhammadiyah Bogor masuk ke ruangan kelas untuk persiapan proses belajar mengajar. Kemudian sekira pukul 07.30 WIB, saat proses belajar mengajar tiba-tiba atap ruangan lantai dua kelas 6 dan 5 roboh.

Akibat peristiwa tersebut, pihak sekolah menderita kerugian kurang lebih Rp 120 juta rupiah. Sementara 14 siswa mengalami luka-luka di mana satu di antaranya akhirnya meninggal dunia

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini