Share

Gunung Semeru Erupsi, BPBD Lumajang Pastikan Permukiman Warga Aman dari Luncuran Awan Panas

Avirista Midaada, Okezone · Rabu 09 November 2022 23:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 09 519 2704414 gunung-semeru-erupsi-bpbd-lumajang-pastikan-permukiman-warga-aman-dari-luncuran-awan-panas-2DidGCEEkS.jpg Gunung Semeru. (Foto: Antara)

LUMAJANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang memastikan lontaran Awan Panas Guguran (APG) Gunung Semeru sejauh 4,5 kilometer masih tidak berdampak di permukiman warga. Pasalnya awan panas yang keluar Rabu (9/11/2022) sore, tidak disertai hujan abu. 

Kabid Pencegahan, Kesiapsiagaan dan Logistik BPBD Lumajang Wawan Hadi membenarkan adanya serangkaian guguran awan panas yang keluar dari puncak Gunung Semeru pada Rabu sore. Sejauh ini dampak awan panas itu tak sampai ke permukiman warga sekitar. 

"Tidak terdampak ke permukiman, karena, tidak ada hujan abunya," kata Wawan Hadi dikonfirmasi, pada Rabu malam (9/11/2022). 

Menurutnya, jarak 4,5 kilometer awan panas guguran ke arah Besuk Kobokan masih cukup aman dari permukiman warga. Sedangkan aktivitas atau permukiman warga berkisar 10 kilometer dari puncak Gunung Semeru. Apalagi di sekitar lokasi memang tak ada permukiman warga yang dihuni. 

Baca juga:  Gunung Semeru Kembali Erupsi, Warga Mengaku Masih Trauma

"Jarak luncur APG ini memang masih jauh dari permukiman. Kalau permukiman warga itu jaraknya antara 9-10 kilometer, ini luncurannya 4,5 kilometer jadi masih jauh," ujarnya. 

Namun demikian, Wawan mengingatkan agar masyarakat tetap waspada dengan aktivitas Gunung Semeru yang fluktuasi atau naik turun. Apalagi status Gunung Semeru hingga Rabu ini masih berada di Level III atau siaga. 

"Masyarakat diharapkan tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi)," ungkapnya. 

Selain itu, sesuai instruksi dari Pos Pengamatan Gunung Api Semeru, masyarakat juga diminta tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak. Termasuk tidak beraktivitas dalam radius 5 Km dari kawah/puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar).

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

"Mewaspadai potensi awan panas guguran (APG), guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan," tukasnya. 

Sebelumnya diberitakan, Gunung Semeru dilaporkan melontarkan Awan Panas Guguran (APG) sebanyak tiga kali pada Rabu sore. Jarak luncuran APG terjauh mencapai 4,5 kilometer dari puncak ke arah Besuk Kobokan. 

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini