Share

Aktivitas Warga Gunung Semeru Kembali Normal Pasca-Guguran Awan Panas

Avirista Midaada, Okezone · Kamis 10 November 2022 11:38 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 10 519 2704647 aktivitas-warga-gunung-semeru-kembali-normal-pasca-guguran-awan-panas-sAV1Wg8nUT.jpg Gunung Semeru erupsi (foto: dok PVMBG)

LUMAJANG - Aktivitas vulkanik Gunung Semeru terpantau mulai normal sejak Kamis (10/11/2022). Hal ini setelah pada Rabu sore hingga petang terjadi beberapa kali awan panas guguran (APG) hingga sejauh 4,5 kilometer.

Beberapa warga di sekitar Gunung Semeru juga telah beraktivitas normal. Bahkan beberapa warga juga telah berladang dan bekerja sebagaimana biasanya.

"Aktivitas warga kembali seperti biasanya pagi ini," ucap Kepala Desa Supiturang Kecamatan Pronojiwo Lumajang Nurul Yakin saat dihubungi MPI.

 BACA JUGA:Aktivitas Vulkanik Kembali Normal Pascaguguran Awan Panas, Pos PGA Semeru : Masih Berstatus Siaga

Namun Nurul Yakin mengakui warganya sempat panik dan berhamburan menyelamatkan diri dari rumah masing-masing pada Rabu sore kemarin. Warga menuju tempat evakuasi di balai desa setempat dan sejumlah tempat di selatan yang lebih tinggi.

"Jarak desa kami dengan puncak Gunung Semeru itu kurang lebih 7 kilometer. Makanya warga kemarin itu berhamburan mencari tempat yang aman, memang sebagian sempat ada yang panik," tuturnya.

Nurul memastikan kondisi Gunung Semeru kembali turun aktivitasnya. Bahkan dari pantauan di desanya aktivitas kembali jauh berkurang yang membuat masyarakat akhirnya beraktivitas seperti biasanya.

"(Dari pengamatan mata) Sudah kembali normal, warga juga sudah kembali ke rumah masing-masing, ada yang sudah bekerja," kata dia.

 BACA JUGA:Gunung Semeru Kembali Erupsi, Warga Mengaku Masih Trauma

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Meski demikian, pihaknya telah melakukan sosialisasi dan edukasi kepada sejumlah warga untuk bersiaga dan menyiapkan posko evakuasi di SDN 4 Supiturang dan SMP setempat. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan stakeholder terkait dengan melakukan pemantauan melalui CCTV terkait aktivitas kegempaan gunung tertinggi di Pulau Jawa ini.

"Saya minta warga jangan panik dan terus waspada, seandainya seperti itu sudah difasilitasi sama pihak terkait, sudah ada CCTV jadi bisa terpantau," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Gunung Semeru dilaporkan melontarkan Awan Panas Guguran (APG) sebanyak tiga kali pada Rabu sore (9/11/2022).. Jarak luncuran APG terjauh mencapai 4,5 kilometer dari puncak ke arah Besuk Kobokan.

Saat ini Gunung Semeru berada pada status level III siaga. BPBD Lumajang mengingatkan agar masyarakat tetap waspada dengan aktivitas Gunung Semeru yang fluktuasi atau naik turun. Apalagi status Gunung Semeru hingga Rabu ini masih berada di Level III atau siaga.

Masyarakat pun diminta tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi).

Selain itu, sesuai instruksi dari Pos Pengamatan Gunung Api Semeru, masyarakat juga diminta tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak. Termasuk tidak beraktivitas dalam radius 5 Km dari kawah/puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar).

Terakhir masyarakat diminta mewaspadai potensi awan panas guguran (APG), guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai atau lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini