Share

Viral! Oknum Guru Olahraga Dilaporkan ke Polisi Gegara Tes Perawan ke Siswinya

M Andi Yusri, Koran Sindo · Jum'at 11 November 2022 05:42 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 11 608 2705204 viral-oknum-guru-olahraga-dilaporkan-ke-polisi-gegara-tes-perawan-ke-siswinya-Aj9limdxIt.jpg Tangkapan layar media sosial

SERDANGBEDAGAI - Seorang oknum Guru SMK Negeri di Kecamatan Sei Rampah dilaporkan ke Polres Serdang Bedagai (Sergai), karena diduga melakukan percobaan pelecehan seksual terhadap 9 siswinya.

 (Baca juga: Viral Bule Cantik Rusia Jadi Korban Catcalling Sopir Taksi di Mega Kuningan, Polisi Turun Tangan)

Salah seorang guru yang mendampingi para siswi melapor, menyebutkan ke-9 siswi yang melapor ini didampingi orang tuanya mengadukan oknum guru olahraga SMK Negeri di Kecamatan Sei Rampah, berinisial MPS yang diduga melakukan percobaan pelecehan seksual.

Menurut salah seorang guru yang mendampingi, oknum guru melakukan aksinya kepada para siswi dengan cara dipanggil ke ruangan tertutup satu per satu dan tidak diperbolehkan membawa handphone.

Tak cuma itu, sebelumnya para siswa dipaksa duduk dihadapan sang guru, dengan posisinya para siswi disuruh menatap dengan jarak satu jengkal dan tidak boleh menundukkan kepala atau memalingkan muka.

Tidak sampai disitu, oknum guru, MPS juga meminta kepada dua siswi untuk dilakukan tes perawan dengan cara harus berhubungan badan dengan dirinya.

"Kalau menurut kesaksian anak itu kemaren, saya yang ngetes tapi jangan tau orang tua," bebernya menirukan pengakuan siswi kepada wartawan, Kamis (10/11/2022).

Tak terima atas permintaan oknum MPS yang dianggap sudah melakukan pelecahan, para siswi ini meninggalkan ruangan sambil menangis dan kemudian mengadukan kepada orang tuanya.

Kepala SMK Negeri 2 Sei Rampah, Edi Prasetyo membenarkan beberapa siswinya melaporkan dugaan pelecehan seksual ini ke Polres Sergai.

Saat ditanya para orangtua siswi, oknum guru MPS memberikan jawaban yang berbelit-belit sambil beralasan apa yang dilakukan merupakan pembinaan.

"Iya, tadi kan ditanya langsung ke oknum MPS tapi berbelit-belit, dan dia bersikeras apa yang dilakukan itu merupakan pembinaan," ujar Edi Prasetyo kepada wartawan.

Pihaknya juga telah melakukan mediasi pada Rabu (9/11/2022), namun sayangnya, mediasi tersebut tidak menemukan titik temu dan para orangtua tidak mau mencabut laporannya.

"Para orang tua murid dan siswi tetap tak mau dan tetap akan melanjutkan kasus ini ke pihak polisi, meskipun keluarga MPS dan MPS yang mengakui perbuatannya telah meminta maaf," ungkapnya.

Sebelum viral di media sosial dan adanya laporan siswi ke Polres Sergai, pihaknya mencoba mempertanyakan kepada MPS. "Ternyata jawabannya berbelit-belit dan tidak jujur," ucap Edi.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Dia sangat menyayangkan atas perbuatan yang dilakukan oknum guru itu. "Jadi kejadian ini diduga dilakukan MPS ketika ruangan sepi dan para guru lainnya semua sibuk mengajar, disitulah kesempatan dilakukannya," sebutnya.

Dugaan pelecehan seksual itu dilaporkan ke Polres Sergai, Selasa 8 November 2022 dan para orang tua siswa meminta oknum guru MPS ini dimutasi dari sekolah SMKN 2, agar para pelajar selanjutnya mendapatkan pendidikan yang lebih baik.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini