Share

Santri Tewas Tenggelam saat Berenang Bersama Kawan, Awalnya Cuma Main di Pinggir Sungai

Erfan Erlin, iNews · Sabtu 12 November 2022 21:07 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 12 510 2706207 santri-tewas-tenggelam-saat-berenang-bersama-kawan-awalnya-cuma-main-di-pinggir-sungai-EqEuZv6W0i.jpg Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)

YOGYAKARTA - Seorang santri Pondok Pesantren Al Mahali Jejeran Kalurahan Wonokromo Kapanewon Pleret Bantul meninggal dunia tenggelam di sungai Code. Korban meninggal karena tak bisa berenang ketika bermain air bersama teman-temannya, Sabtu (12/11/2022).

Humas Basarnas DIY, Pipit Eriyanto menuturkan korban adalah Ahmad Ibnu Shodiq (16) santri asal Dusun Tegalrejo RT 05 Kalurahan Girirejo Kapanewon Imogiri Bantul. Tenggelamnya bocah ini terjadi Sabtu siang sekira pukul 11.00 WIB.

"Informasi yang kami terima korban tenggelam saat berenang bersama teman-temannya,"tutur Pipit, Sabtu.

Peristiwa tersebut bermula ketika dia bersama 8 orang santri lain yang berusia belasan tahun bermaksud mandi di sungai Code yang berada di Dusun Jejeran 2 Kalurahan Wonokromo Kapanewon Pleret. Mereka mulai mandi di sungai sekira pukul 10.30 WIB

Sekira pukul 10.30 WIB, 9 santri Ponpes Al Mahalli mandi di sungai code. Santri-santri tersebut turun bergantian ke dalam sungai. Tidak semua anak turun ke sungai, karena masih ada satu santri yang menunggu di bibir sungai.

"Anak-anak yang mandi berjumlah 8 orang,"tutur dia.

korban diketahui memang tidak bisa berenang. Awal mula korban turun ke sungai hanya main di pinggiran. Namun tiba-tiba korban berenang menuju ke tengah.

Karena tak bisa berenang, korban hanyut di tengah-tengah sungai. Mengetahui peristiwa tersebut, teman-teman korban mencoba menolong akan tetapi tidak berhasil.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

"Korban akhirnya tenggelam,"kata dia.

Anak-anak yang panik kemudian memberitahu warga sekitar jika rekan mereka tenggelam. Warga kemudian berusaha melakukan pencarian dan menghubungi petugas SAR

Setelah mencari sekitar 30 menit, korban akhirnya ditemukan. Korban ditemukan di dasar sungai yang berkedalaman 5 meter. Korban saat itu ditemukan tersangkut akar pohon dan sampah yang memang banyak ditemukan di sungai tersebut.

"Jenazah kemudian dievakuasi ke RSUD Panembahan Senopati untuk menjalani otopsi,"kata dia.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini