Share

Hendak Tawuran, Belasan Pelajar Bersajam Ditangkap Polisi

Erfan Erlin, iNews · Minggu 13 November 2022 04:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 12 510 2706290 hendak-tawuran-belasan-pelajar-bersajam-ditangkap-polisi-7rJE9MXMYs.jpg Illustrasi (foto: Okezone)

SLEMAN - Celurit dan gir menjadi barang bukti yang disita oleh jajaran Unit Reskrim Polsek Depok Timur ketika menangkap belasan pelajar, Sabtu 12 November 2022 dini hari. Hal ini tentu menjadi keprihatinan semua pihak.

Kapolsek Depok Timur, Kompol Endar Isnianto mengatakan, seperti biasa hampir setiap malam ia dan anggotanya rutin melakukan patroli untuk menekan angka kriminalitas. Dan Sabtu dinihari tadi belasan anak tersebut diamankan pukul 02.00 WIB.

"Mereka kami amankan ketika bersiap akan tawuran," tuturnya.

Belasan remaja tersebut diamankan di dua TKP. Pertama, polisi menangkap dua pelajar di JI. Padjajaran, tepatnya pada simpang empat Gejayan Kalurahan Condongcatur Kapanewon Depok Kabupaten Sleman.

 BACA JUGA:Diduga Hendak Tawuran, 14 Remaja Bersajam Diamankan di Jagakarsa Jaksel

Dua pelajar itu yakni MI (15), warga Kapanewon Ngemplak dan BK (14), warga Kapanewon Depok. Keduanya diamankan menyimpan, membawa dan mengunakan senjata tajam jenis clurit tanpa izin.

Penangkapan keduanya bermula ketika mereka melakukan patroli di kawasan Kentungan. Setelah sampai di kawasan underpass Kentungan, ada tiga sepeda motor yang mencurigakan melewati jalur cepat.

"Kemudian tiga sepeda motor tersebut kami kejar,"ungkap dia.

 BACA JUGA:Hendak Tawuran, 9 Remaja di Cileungsi Ditangkap Polisi

Sesampai di Gejayan, satu sepeda motor terjatuh menabrak pembatas jalan. Setelah jatuh dari motor, pelaku lari dan petugaspun melakukan pengejaran. Akhirnya dua bocah tersebut berhasil diamankan dan dalam pemeriksaan mereka menemukan sajam jenis clurit.

Polisi kemudian melakukan pengembangan dengan memeriksa kedua bocah tersebut. Kemudian diperoleh informasi jika ada rekan kedua bocah ini yang berkumpul di basecamp untuk bersiap melakukan tawuran.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Polisi pun kemudian mendatangi basecamp yang dimaksud. Kemudian didapati 10 bocah lainnya masing-masing DF (15) DR (15) FA (14, FD (14) SA (17) SZ (16) RN (14) AP (14) dan MT (15) semuanya warga Depok. Sementara MWn(16) adalah warga Kapanewon Ngemplak.

"Selain clurit, kami juga mengamankan dua unit sepeda motor matik jenama Honda tipe Scoopy, dan tiga unit Honda Beat,"kata dia.

Belum selesai sampai di sana, petugas juga menuju pos Provost TNI AD 403 di Jln Kaliurang, Kentungan, Condongcatur. Di lokasi tersebut, petugas mengamankan kelompok pelajar yang diduga akan melawan kelompok yang diamankan di lokasi pertama.

"Mereka kedapatan membawa sajam dan gir," sebutnya.

Endar menyebut, ada enam pelajar dengan tiga unit sepeda motor diamankan. Sedangkan identitas masing-masing anak yaitu DM (19), warga Kota Jogja; MZ (15), warga Kapanewon Mlati. Kemudian , RH (16), warga Kapanewon Ngaglik. TI (18), YP (20) dan BS (18), semuanya warga Kapanewon Sleman.

"Sajam dan gir diduga milik DM. Kami masih menyelidiki lebih lanjut," tandas Endar.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini