Share

Kanopi Parkiran RSUD Kanjuruhan Roboh saat Hujan Deras, Layanan Terganggu

Avirista Midaada, Okezone · Senin 14 November 2022 19:33 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 14 519 2707411 kanopi-parkiran-rsud-kanjuruhan-roboh-saat-hujan-deras-layanan-terganggu-NNzujOdU6i.jpg Kanopi RSUD Kanjuruhan roboh (Foto: Avirista Midadaa)

MALANG - Hujan deras disertai angin kencang membuat salah satu bagian bangunan RSUD Kanjuruhan roboh. Peristiwa ini terjadi saat hujan deras disertai angin kencang pada Senin siang (14/11/2022) pukul 13.30 WIB.

Bangunan kanopi di tempat pintu masuk roboh. Terlihat di lokasi robohnya kanopi membuat akses keluar masuk ke RSUD Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang terpaksa dialihkan ke pintu bagian selatan.

BACA JUGA:Hujan Deras, 2 Polisi Tertimpa Pohon Tumbang di Balai Kota Jakarta 

Material robohnya kanopi juga membuat mesin parkir otomatis yang terpasang di bawahnya rusak tertimpa kanopi lengkap dengan besi penyangganya.

Pada Senin sore sejumlah pekerja memperbaiki kanopi dan tiang besi yang roboh. Mereka melakukan pengelasan guna memutuskan besi agar bisa dievakuasi.

Direktur RSUD Kanjuruhan Malang dr. Bobi Prabowo mengatakan, kejadian tersebut mengganggu layanan masyarakat yang keluar masuk. Apalagi, kanopi itu juga menutupi jalan keluar masuk tak jauh dari IGD RSUD Kanjuruhan.

"Kejadiannya jam 1 siang tadi saat hujan dan anginnya yang terlalu kencang. Tapi posisinya waktu tidak ada orang di situ, karena itu pintu otomatis jadi nggak ada petugas," ucap dr. Bobi Prabowo pada Senin malam.

BACA JUGA:Angin Kencang dan Hujan Deras, Pohon Tumbang Timpa Mobil 

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Bobi menambahkan, besi kanopi di pintu masuk parkiran itu baru terpasang beberapa hari lalu. Bahkan, proyek pembangunan konstruksi besi kanopi ini belum diserahterimakan ke pihak RSUD Kanjuruhan, dan masih sepenuhnya tanggung jawab pihak kontraktor.

"Itu baru selesai baru kemarin dan tadi itu terkena hujan angin yang kuat sehingga roboh, itu juga belum diserahterimakan ke kami," katanya.

Pihaknya telah memerintahkan pihak kontraktor membersihkan material yang menghalangi pintu masuk RSUD Kanjuruhan. "Dibersihkan dulu, supaya tidak menghalangi akses pelayanan ke masyarakat," katanya.

Bobi membantah hujan deras disertai angin kencang memporak-porandakan bangunan ruangan rawat inap pasien. Ia menjelaskan, pada video yang terekam dan viral beredar di media sosial itu merupakan ruangan Soekarno Hatta yang berada di bagian utara rumah sakit di Jalan Panji, Kepanjen, Kabupaten Malang, yang sedang direnovasi dan tak ada pasien sama sekali.

"Itu kami sedang renovasi khususnya yang di video di ruang Soekarno Hatta memang sudah kami kosongkan, atapnya sering bocor, saya suruh bongkar saya suruh bongkar selesai satu bulan ke depan. Tadi itu karena ada air hujan masuk, tapi memang nggak ada pasiennya sudah dibongkar," katanya.

Ia menjelaskan, proses renovasi lima ruangan rawat inap di bagian Soekarno Hatta RSUD Kanjuruhan sudah berlangsung sepekan ini hingga sebulan ke depan. Selama proses renovasi itu diperkirakan tak ada pasien di dalamnya.

"(Ruangan) itu sering bocor, kemudian ditambal masih bocor, lama-lama saya suruh bongkar, rencananya sudah lama, sudah lama berjalan. Seminggu ini baru dieksekusi, nggak ada pasien," tuturnya.

Pihaknya masih menginventarisir nilai kerugian akibat terjangan angin kencang yang datang bersama hujan deras. Bobi belum merinci total kerugian secara pastinya.

"Kalau kerugian masih diinventarisir, antara kanopi dan alat-alat itu juga terdampak, alat-alat listriknya. Coba saya cek dulu karena takut salah jawab, takut salah prediksi," pungkasnya.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini