Share

Rujuk Ditolak, Bidan di Deliserdang Ditusuk Mantan Suami Pakai Pulpen

M Andi Yusri, Koran Sindo · Senin 14 November 2022 23:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 14 608 2707475 rujuk-ditolak-bidan-di-deliserdang-ditusuk-mantan-suami-pakai-pulpen-polborO5wh.jpg Ilustrasi/ Doc: Okezone

DELISERDANG - Seorang ASN Bidan, inisial Z (43) di Kabupaten Deliserdang ditusuk mantan suaminya M (41) menggunakan pulpen di Poskedes Denai Kuala, Jalan Putra Denai Desa Denai Kuala, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara (Sumut).

Akibat kejadian itu, korban yang bertugas di Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) Denai Kuala Kecamatan Pantai Labu mengalami luka di bagian pipi, kening, mata dan tangannya.

 BACA JUGA:Besok, Mantan Petinggi ACT Jalani Sidang Perdana di PN Jaksel

Kapolresta Deliserdang, Kombes Pol Irsan Sinuhaji membenarkan adanya kasus penganiyaan yang terjadi di Poskesdes Denai Kuala Kecamatan Pantai Labu sedang ditangani.

"Ada satu korban dalam perkara ini sedang ditangani," ujarnya, Senin (14/11/2022).

 BACA JUGA:Besok MRT Beroperasi hingga Pukul 24.00 WIB, Pengguna Diminta Patuhi Prokes

Dikatakannya, kasus penganiyaan ini berawal pada Rabu (19/10/2022) sekira pukul 10.00 wib di Poskedes Denai Kuala Jalan Putra Denai Desa Denai Kuala Kecamatan Pantai Labu Kabupaten Deliserdang.

Saat itu, korban sedang bekerja dengan rekannya, kemudian terduga pelaku datang untuk meminta rujuk kembali.

Namun, korban tidak mau lagi sehingga terduga pelaku emosi dan melakukan penganiayaan dengan cara memiting leher korban lalu melakukan pemukulan secara berulang kali ke arah pipi sebelah kiri, kening sebelah kiri, dan mata sebelah kiri.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Tidak hanya itu, terduga pelaku juga mengambil satu buah pulpen merek pilot berwarna biru dari dalam tas sandangnya lalu mencucukkannya ke arah mata sebelah kiri korban.

Akibat peristiwa itu, lanjut Kapolresta, korban mengalami luka pada pipi sebelah kiri, kening sebelah kiri, mata sebelah kiri serta tangan sebelah kirinya dan menjadi terhalang melakukan aktivitas sehari-hari.

"Korban merasa takut serta trauma sampai dengan saat ini. Lalu membuat laporan ke Polresta Deliserdang untuk diproses hukum lebih lanjut," ungkap mantan Wakapolrestabes Medan ini.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini