Share

Bandar Narkoba Tewas Ditembak, Polisi: 2 Adiknya Juga Residivis

Wahyudi Aulia Siregar, Okezone · Selasa 15 November 2022 11:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 15 608 2707715 bandar-narkoba-tewas-ditembak-polisi-2-adiknya-juga-residivis-N3EsSV51Ov.jpeg Ilustrasi (Foto : Freepik)

MEDAN - Polisi terus mendalami kasus pengungkapan kasus narkoba hingga penembakkan seorang bandar narkoba berinisial IN alias Nasib (40), warga Jalan Kl Yos Sudarso, Gang Mapo, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan. Dimana sang bandar tewas tertembak karena melakukan perlawanan saat ditangkap.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, mengatakan sebelum dilakukan penangkapan terhadap Nasib terlebih dahulu personel Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Pelabuhan Belawan mengamankan Muhammad Daud dan Safia.

"Keduanya Daud (residivis) dan Safia merupakan bandar narkoba dan adik dari Nasib. Kasusnya pun sudah dilimpahkan tahap II ke JPU," katanya, Selasa (15/11/2022).

Selain menangkap dua adik dari Nasib sang bandar narkoba, Hadi mengungkapkan Tim Satres Narkoba Polres Pelabuhan Pelabuhan berhasil mengamankan dua tersangka narkoba lainnya bernama Wahyudi Asmara (32) dan Rahmanda Putra alias Jul Kera (29) residivis.

"Selama kurang lebih tujuh bulan Polres Pelabuhan Belawan sudah menangkap empat bandar narkoba atau pengedar di Gang Mapo. Untuk perkaranya itu keempat tersangka sudah tahap II JPU," ungkapnya.

Hadi menerangkan, tersangka Nasib merupakan bandar narkoba yang telah lama menjadi target operasi Polres Pelabuhan Belawan.

"Saat diamankan yang bersangkutan (Nasib) melakukan perlawanan dan mencoba merebut senpi personel sehingga tewas tertembak," terangnya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Terpisah, Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Faisal RH, menjelaskan awalnya personel Sat Res Narkoba Polres Pelabuhan Belawan mendapatkan informasi dari masyarakat adanya peredaran narkotika jenis sabu-sabu di Jalan KL Yos sudarso, Gang Mapo, Lingkungan 14, Kelurahan Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan.

"Dari TKP petugas mengamankan tersangka Nasib dengan barang bukti satu bungkus plastik klip sedang yang berisi sabu-sabu 20,91 gram dan pisau besi pagi tadi," terangnya.

Faisal menuturkan ketika dilakukan penangkapan tersangka melakukan perlawan dan berusaha merebut senjata api milik Bripka Rudi Simamora.

"Saat bergumul dan tarik-tarikan, senjata api milik personel itu meletus hingga tertembak mengenai tersangka lalu meninggal dunia setelah dibawa ke RS Mitra Medika," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini