Share

Mantan Napi Cabuli Anak Tiri, Menyelinap ke Kamar saat Korban Tidur

Dede Febriansyah, MNC Portal · Selasa 15 November 2022 13:40 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 15 610 2707873 mantan-napi-cabuli-anak-tiri-menyelinap-ke-kamar-saat-korban-tidur-FOU6HCa1UV.jpg Pelaku pencabulan. (Foto: Dede Febriansyah)

MUARAENIM - Miswan Deni (37) berbuat mesum terhadap anak tirinya, CA yang masih berusia 15 tahun. Aksi bejat tersangka terungkap berawal dari korban yang tidak mau ikut tinggal bersama ibu kandungnya dan memilih tinggal dengan neneknya.

Hal itu sebagaimana diungkapkan Kasat Reskrim Polres Muaraenim, AKP Tonny Saputra, Selasa (15/11/2022).

Melihat hal tersebut, lanjut Tonny, ibu korban sempat marah-marah kepada CA dan menanyakan alasan korban tidak mau tinggal dengannya.

"Setelah didesak akhirnya korban memberitahukan penyebabnya bahwa ayah tirinya sering berbuat tidak senonoh dan cabul serta berupaya menggagahinya," ujar Tonny, Selasa (15/11/2022).

 Baca juga: 5 Fakta Perawat dan Bidan Digerebek di Puskesmas, Ternyata Janda dan Duda

Mendengar hal tersebut, ibu kandung korban langsung marah dan tidak terima. Atas saran keluarga, korban bersama keluarganya memilih mengadukan perbuatan cabul tersebut ke Polres Muaraenim dan anggota yang mendapat laporan langsung bergerak cepat.

"Dari hasil pemeriksaan, pelaku ternyata telah melakukan aksi cabulnya sejak korban duduk di bangku kelas III SD, namun tidak sampai digagahi," jelasnya.

Lanjut Tonny, ketika korban duduk di kelas IV SD pada tahun 2016, pelaku menjadi buronan perkara pencurian dengan kekerasan (curas) dan tertangkap serta dihukum penjara selama lima tahun di Rutan Prabumulih. Setelah menjalani hukuman, pada tahun 2020 pelaku bebas dan korban pada saat itu sudah duduk di kelas III SMP.

"Saat korban kelas 1 SMA, ketika ibu korban sedang ke dapur yang berada di luar rumah, kesempatan tersebut dimanfaatkan pelaku dengan memasuki kamar korban dan bermaksud ingin menggagahi korban yang sedang tertidur pulas dengan cara melorotkan celana korban dan celananya sendiri. Namun ketika akan melakukan aksi bejatnya, korban keburu terbangun dan reflek menendang pelaku hingga nyaris terjatuh," jelasnya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Setelah menendang pelaku, lanjut Tonny, korban langsung melompat dan berlari ke rumah bibinya yang tempatnya bersebelahan dengannya.

"Merasa aksinya gagal, pelaku mengancam korban untuk tidak mengadukan kelakuannya kepada ibunya hingga akhirnya membuat korban trauma dan tidak mau lagi serumah dengan pelaku dan ibu kandungnya," jelasnya.

Atas perbuatannya, pelaku akan dijerat dengan Pasal 82 ayat 1 dan 2 Tentang Perlindungan Anak dengan ancaman pidana 15 tahun penjara.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini