Share

Menparekraf Sandiaga Optimis Tumbuh 4,4 Juta Lapangan Kerja Usai G20

Made Argawa, iNews · Rabu 16 November 2022 22:51 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 16 244 2709030 menparekraf-sandiaga-optimis-tumbuh-4-4-juta-lapangan-kerja-usai-g20-vR23uuRUZb.jpg Menparekraf Sandiaga Uno. (iNews/I Made Argawa)

TABANAN - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) optimis 4,4 juta lapangan pekerjaan akan tumbuh hingga 2024 usai penyelenggaraan KTT G20. Hal tersebut diungkapkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno saat menjadi pembicara pada B20 Summit Indonesia, yang merupakan rangkaian event KTT G20.

Acara yang dihadiri ribuan delegasi B20 Ministerial Talk B20 Summit Indonesia bertajuk "Aligning the Role of Business with G20 Priorities to Recover Together, Recover Stronger" di Bali, Nusa Dua Convention Center itu digelar pada Minggu 13 November 2022.

Menparekraf mengungkapkan, digitalisasi merupakan kunci utama dalam pemulihan sektor parekraf di Indonesia pascapandemi Covid-19. Dengan dukungan UMKM, bisa menghadirkan 1,1 juta lapangan kerja baru dan berkualitas dibandingkan sebelum pandemi Covid-19 pada 2022 dan 4,4 juta lapangan pada 2024.

Pandemi Covid-19 telah memberikan dampak yang sangat besar bagi berbagai sektor kehidupan di indonesia dan di seluruh dunia, khususnya di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf). Sektor parekraf turun 80 persen pada 2020 dan 75 persen pada 2021.

Sandiaga mengatakan, melalui digitalisasi di sektor parekraf, berbagai jenis lapangan kerja baru ikut bermunculan seperti kehadiran berbagai konten kreator yang menjamur di masa pandemi.

Ia optimistis dalam kurun waktu 3-5 tahun mendatang, sektor parekraf mampu mendatangkan angka investasi sekitar 6-8 miliar dolar AS. Karena itu, ia mengajak para investor asing untuk segera berinvestasi di sektor parekraf Tanah Air.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Pada hari yang sama, Sandiaga menjadi pembicara pada tri hita karana forum di Bali Nusa Dua Convention Center. Ia mengatakan pengembangan pariwisata berkelanjutan selaras dengan falsafah hidup masyarakat bali yaitu tri hita karana.

Ajaran ini menitikberatkan pada upaya bagi sesama agar bisa hidup berdampingan, saling bertegur sapa satu dengan yang lain, tidak ada riak-riak kebencian, penuh toleransi, dan damai.

Menparekraf menjelaskan, sustainable tourism ini adalah suatu tren pariwisata yang sekarang tidak terhentikan dan tidak tergantikan. Itu karena sustainable tourism membuka peluang kita untuk lebih melestarikan lingkungan.

Pada kesempatan itu, Sandiaga mengajak delegasi peserta KTT G20 dan B20 untuk memperpanjang masa tinggalnya di Indonesia dengan mengunjungi salah satu dari lima destinasi super prioritas yang ada di Indonesia. Lima destinasi prioritas, yaitu Candi Borobudur, Danau Toba, Labuan Bajo, Likupang, dan Mandalika.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini