Share

9 Orang di Surabaya Terpapar Varian Baru Covid-19 XBB

Aan haryono, Koran Sindo · Rabu 16 November 2022 12:22 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 16 519 2708578 9-orang-di-surabaya-terpapar-varian-baru-covid-19-xbb-apusZIPYyT.jpg Ilustrasi Covid-19 (Foto: Dok Okezone)

SURABAYA - Varian baru Covid-19 XBB terdeteksi di wilayah Surabaya, Jawa Timur. Ada 9 orang yang sudah terpapar virus tersebut.

Kasus harian Covid-19 terus mengalami kenaikan. Masyarakat diminta untuk tidak panik dan tetap menerapkan protokol kesehatan.

 BACA JUGA:Update Covid-19 Hari Ini: Positif 6.573.805 Orang, 6.360.832 Sembuh dan 159.199 Meninggal

Menurut Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, Nanik Sukristina, 9 orang yang terpapar Covid-19 XBB terkonfirmasi berdasarkan hasil pemeriksaan Whole Genome Sequenching (WGS) oleh ITD Universitas Airlangga (Unair) Kota Surabaya.

“Sudah kami antisipasi lonjakan kasus Covid-19 agar seluruh masyarakat Kota Surabaya dapat patuh terhadap protokol kesehatan, serta meminimalisir penularan,” kata Nanik, Rabu (16/11/2022).

Pihaknya juga memasifkan pelaksanaan 3T, yakni testing, tracing, dan treatment. Selain itu, melaksanakan kegiatan vaksinasi booster.

BACA JUGA:Sebaran 7.893 Kasus Covid-19 di 34 Provinsi Hari Ini, Jakarta Tertinggi 

Pelaksanaan vaksinasi dioptimalkan dan konsisten dilaksanakan seluruh Puskesmas di Kota Surabaya dan gerai vaksinasi. Seperti corner vaksinasi di mal atau lokasi yang memudahkan akses pelayanan bekerja sama dengan lintas sektor terkait.

“Capaian vaksinasi booster di Kota Surabaya sampai dengan 14 November 2022 sebesar 56,41 persen (dari target minimal 50 persen),” ujarnya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Nanik mengaku, kondisi BOR (Bed Occupancy Rate) TT (Tempat Tidur) Rumah Sakit di Kota Surabaya terus dipantau secara konsisten setiap hari dan masih dalam kondisi memadai.

“Karena sebagian besar kondisi pasien yang terkonfirmasi bergejala ringan, seperti flu dan batuk. Mereka melakukan isolasi mandiri di rumah dibawah pemantauan Puskesmas wilayah domisili pasien,” ujarnya.

Sedangkan, beberapa pasien melakukan perawatan di RS karena memiliki komorbid dan berusia lanjut. Oleh sebab itu, Pemkot Surabaya terus bersinergi melakukan pemantauan perkembangan kasus berkolaborasi dengan 3 Pilar di masing- masing wilayah.

“Semoga semua dapat terkendali. Serta, masyarakat harus memastikan status vaksinasi lengkap minimal sampai dosis 3. Sehingga dapat memberikan proteksi tambahan serta membentuk kekebalan kelompok secara optimal,” pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini