Share

Strategi Khusus Sandiaga Genjot Kunjungan Wisman asal Tiongkok

Erha Aprili Ramadhoni, Okezone · Kamis 17 November 2022 21:59 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 17 340 2709804 strategi-khusus-sandiaga-genjot-kunjungan-wisman-asal-tiongkok-i0EjtOlV4p.jpg Strategi khusus Menparekraf Sandiaga Uno untuk genjot kunjungan wisman asal Tiongkok. (Ilustrasi/Ist)

JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno memberlakukan beberapa strategi khusus guna menyambut wisawatan Tiongkok yang berwisata ke Tanah Air.

“Hal ini untuk merespons kebijakan Pemerintah Tiongkok yang telah melonggarkan kebijakan bagi pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) di negaranya,” kata Menparekraf saat The Weekly Brief with Sandi Uno di Bali, Selasa (15/11/2022).

Ia menyebutkan, pihaknya menyambut keputusan pemerintah Tiongkok. Terlebih pada 2019, wisatawan mancanegara (wisman) asal Tiongkok menjadi pasar yang potensial untuk Indonesia. Wisman Tiongkok berada di urutan dua penyumbang jumlah terbanyak ke Indonesia dengan 2,07 juta orang. Jumlah tersebut di bawah wisman Malaysia sebesar 2,98 juta orang.

“Persiapan yang kami lakukan akan komprehensif. Kami akan siapkan destinasi wisata yang berkualitas dan berkelanjutan, serta sentra-sentra ekonomi kreatif yang menawarkan para wisatawan dari China yang sudah dua tahun tidak berwisata bisa mendapatkan peluang untuk berbelanja produk-produk ekonomi kreatif unggulan kita,” tutur Sandiaga.

Wisman Tiongkok dikenal sangat tertarik dengan wisata bahari. Mereka senang snorkeling dan diving. Sementara Indonesia kaya dengan potensi bawah laut.

Wisman Tiongkok sudah pernah berkunjung ke Bunaken di Manado dan Bali. Karena itu, Sandiaga bakal mengarahkan wisman asal Tiongkok wisata ke destinasi pariwisata super prioritas, seperti Likupang, Mandalika, dan Labuan Bajo.

“Kami akan terus mengupayakan promosi pariwisata Indonesia di Tiongkok termasuk melalui program kerja sama terpadu atau joint promotion dengan mitra online travel agent terkemuka di Tiongkok seperti CTrip & Qunar. Kita pertahankan eksistensi Wonderful Indonesia agar tetap menjadi top of mind di kalangan wisatawan asal Tiongkok,” ucap Sandiaga.

Menparekraf mengungkapkan bakal ada penerbangan langsung dari Tiongkok ke Indonesia. Hal ini akan berpengaruh terhadap antusiasme wisatawan di sana untuk berkunjung ke Indonesia.

“Sehingga nanti kunjungan wisatawan dari Tiongkok bisa terfasilitasi,” ujar Sandi.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Sementara itu, Deputi Bidang Kebijakan Strategis Kemenparekraf/Baparekraf Nia Niscaya menambahkan, secara umum pariwisata akan tetap tumbuh walaupun ada perlambatan. Terutama di Asia Pasifik yang sangat tergantung kepada market dari Tiongkok. Tapi karena adanya pelonggaran aturan yang dilakukan pemerintah Tiongkok, ada angin segar bagi pariwisata Indonesia.

“Untuk pasar Tiongkok kami menargetkan pada tahun 2023 sebanyak 120.900 kunjungan untuk target bawah dan target atas sebesar 255.700 kunjungan,” kata Nia.

Varian Baru Covid-19

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Satgas Covid-19 mencatat peningkatan kasus Covid-19 dan terdeteksi Covid-19 varian baru yaitu XBB di Indonesia. Karena itu, Menparekraf mengimbau para pelaku usaha parekraf, masyarakat, dan juga traveler tetap mengedepankan protokol kesehatan (prokes) ketat dan disiplin, diiringi sikap kehati-hatian yang tinggi.

“Penyebaran subvarian XBB sebagai varian baru COVID-19, harus betul-betul kita antisipasi agar tidak mengakibatkan lonjakan jumlah kasus baru yang kemungkinan berpotensi memperburuk situasi dan berdampak negatif terhadap kepulihan sektor parekraf,” ujar Menparekraf.

“Untuk itu, Kemenparekraf mengimbau pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif, wisatawan, serta masyarakat terus menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan disiplin. Termasuk melakukan vaksinasi booster. Karena beberapa data yang kami dapat, vaksinasi booster ini sangat ampuh untuk mencegah penyebaran Covid-19 terutama dari varian XBB yang baru ini,” kata Sandiaga.

Turut hadir mendampingi Menparekraf Sandiaga dalam "The Weekly Brief with Sandi Uno", sejumlah pejabat eselon I dan II di lingkungan Kemenparekraf/Baparekraf baik secara daring maupun luring.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini