Share

Aksi Heroik Guru SD Tahan Kuda-Kuda Atap Sekolah yang Roboh untuk Selamatkan Anak Didiknya

Erfan Erlin, iNews · Kamis 17 November 2022 19:24 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 17 510 2709730 aksi-heroik-guru-sd-tahan-kuda-kuda-atap-sekolah-yang-roboh-untuk-selamatkan-anak-didiknya-efDeYysXRn.jpg Atap sekolah roboh di Gunungkidul (Foto: MPI)

GUNUNGKIDUL - Atap atau kuda-kuda bangunan ruang kelas ambruk kembali terjadi di Gunungkidul. Kali ini kuda-kuda atap ambrol juga kembali melanda SD Muhammadiyah.

Atap yang roboh tersebut terjadi di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Muhammadiyah Blembem, Kalurahan Candirejo Kapanewon Semin, Gunungkidul ambruk saat pembelajaran berlangsung.

Kanit Reskrim Polsek Semin, Iptu Sumiran menuturkan peristiwa tersebut terjadi Kamis (17/11/2022) pagi sekira pukul 08.00 WIB. Atap gedung MI Muhammadiyag Blembem ambrol dan sempat menimpa siswa.

"Yang ambrol itu tepatnya di ruang kelas 2," kata dia.

Menurut Sumiran, atap bangunan kelas 2 itu roboh diakibatkan karena kondisi kuda-kuda terbuat dari kayu bagian ujung ruang kelas 2 tiba-tiba patah dan roboh. Pasalnya, bangunan tersebut tertutup eternit kuda-kuda sehingga tidak kelihatan kalau sudah rapuh.

Baca juga: Diterjang Angin Kencang, Atap Kelas SDN Cicewol Sukabumi Ambruk

Pada saat kejadian di dalam ruangan kelas 2 sedang berlangsung kegiatan belajar mengajar. Tiba-tiba eternit ambrol dan guru yang mengajar serta siswa berteriak minta tolong.

Baca juga: Atap Sekolah Roboh hingga Menewaskan Siswa di Gunungkidul, 2 Pemborong Jadi Tersangka

Lalu, mereka kemudian berlari keluar kelas. "Mereka semua lari keluar kelas tetapi ada yang tertinggal satu orang," kata dia.

Kala itu, ada seorang siswa yang bernama Aisyah terjebak di tempat duduknya. Kemudian guru kelas yang bernama Ismail Maarzani (47) warga Gunung Sempu Kidul Rejosari lantas menahan kuda-kuda dengan menggunakan tangan.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Seketika itu pula karyawan MI tersebut Ary Susanto berlari masuk ke ruang kelas. Dia langsung mengevakuasi Aisyah hingga akhirnya bisa keluar kelas.

Kemudian semua siswa yang ada di ruangan kelas lain diminta untuk keluar. "Mereka semua dievakuasi di halaman Masjid depan sekolah," terang dia.

Siswi yang bernama Aisyah tersebut mengalami memar di pergelangan tangan kiri. Namun semua siswa MI Muhammadiyah Blembem secara keseluruhan tidak ada yang menjadi korban.

Dengan kejadian tersebut semua siswa diliburkan dan proses belajar mengajar untuk sementara di rumah masing-masing. Semua siswa kelas 2 berjumlah 15 anak dalam keadaan sehat.

Menurut Sumiran, bangunan Sekolah MI Muhammadiyah dibangun sejak tahun 1984 dan belum pernah direhap. Bangunan ruang kelas 2 yang atapnya roboh langsung dibongkar secara gotong royong oleh pihak sekolah.

"Pihak sekolah dengan dibantu relawan, warga masyarakat, Personil Polsek Semin dan Koramil membersihkan puing runtuhan. Akibat dari kejadian tersebut, kerugian diperkirakan sekitar Rp25 juta," pungkasnya.

Baca juga: Kisah Heroik Fauzi, Pelajar SD yang Meninggal Usai Lindungi Temannya dari Atap Sekolah yang Roboh

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini