Share

Dua Terdakwa Rudapaksa Divonis Maksimal, RPA Perindo Apresiasi Hakim PN Kediri

Afnan Subagio, iNews · Kamis 17 November 2022 18:42 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 17 519 2709698 dua-terdakwa-rudapaksa-divonis-maksimal-rpa-perindo-apresiasi-hakim-pn-kediri-ltKSkP7zBn.jpg Jeanny Latumahina. (Foto: Afnan Subagio)

KEDIRI - Ketua Relawan Perempuan dan Anak (RPA) Perindo Jeanny latumahina mengapreasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses hukum dua terdakwa kekerasan seksual di Kediri, Jawa Timur. Apresiasi khusus diberikan kepada hakim PN Kediri.

"Kami beri apresiasi bagi semua yang terlibat dalam proses ini, kepolisian, penyidik dan JPU yang beri tuntutan tinggi, dan apresiasi ke majelis hakim," ucap Jeanny di lokasi sidang, Kamis (17/11/2022).

"PN Kediri juga memasukkan substansi UU TPKS yang baru yakni ganti rugi, bukan saja maksimal hukuman 12 tahun, tapi juga ada yang harus dibayar Rp100 juta dan ganti rugi Rp20 juta," sambungnya.

Jeanny menegaskan pihaknya akan terus konsisten dalam mendampingi korban kekerasan seksual. Tak hanya itu, proses hukum pelaku juga dikawal sampai tuntas.

Terbaru, RPA Perindo mengawal sidang vonis dua pelaku rudapaksa di Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Kedua terdakwa RB dan AH mendapat vonis maksimal yakni penjara selama 12 tahun.

 Baca juga: RPA Perindo Konsisten Dampingi Korban Kekerasan Seksual dan Kawal Proses Hukum Pelaku

"Kami RPA Perindo komitmen terhadap tanggung jawab kami mendampingi korban kekerasan seksual, tercaat di Kediri ini adalah yang kelima terdakwa yang kami upayakan masuk dalam ranah hukum dengan hukuman maksimal. Kami konsisten mendampingi sampai tuntas, pelaku mendapat hukuman maksimal," ucapnya.

Dalam sidang bertempat di Ruang Candra dengan Ketua Majelis Hakim Quraisyiyah, kedua terdakwa divonis 12 tahun penjara, denda Rp100 juta dan restitusi atau ganti kerugian kepada korban senilai Rp20 juta. Dalam catatan hakim selama persidangan, perbuatan kedua terdakwa mengakibatkan korban mengalami trauma berat.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Nanda Prayoga mengatakan bahwa vonis yang dijatuhkan oleh majelis hakim sesuai dengan tuntutannya, sehingga pihaknya menerima putusan tersebut.

“Hasil putusannya masing-masing terdakwa 12 tahun penjara, denda Rp100 juta subsidair 3 bulan kurungan dan restitusi Rp20 juta subsidair 4 bulan kurungan,” ucap Nanda, Kamis (17/11/2022).

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini