Share

Rusia Terus Gempur Ukraina dengan Rentetan Serangan Rudal, 10 Juta Warga Hidup Gelap-gelapan Tanpa Listrik

Susi Susanti, Okezone · Jum'at 18 November 2022 11:34 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 18 18 2710072 rusia-terus-gempur-ukraina-dengan-rentetan-serangan-rudal-10-juta-warga-hidup-gelap-gelapan-tanpa-listrik-ph8H4BRTZg.jpg Serangan rudal Rusia membuat 10 juta warga Ukraina hidup tanpa listrik (Foto: Anadolu Agency)

UKRAINA - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan 10 juta warga Ukraina harus mengalami pemadaman listrik setelah gelombang baru serangan rudal oleh Rusia.

Sedikitnya tujuh orang tewas dalam serangan itu, dengan jumlah yang diperkirakan akan meningkat.

Pejabat lain mengatakan 23 orang, termasuk seorang remaja, terluka setelah kota itu dibombardir.

BBC tidak dapat mengkonfirmasi korban sipil terbaru secara independen.

Baca uga: Terancam Hidup Gelap-gelapan karena Listrik Padam Total, Warga Kyiv Siapkan Rencana Terburuk

"Kami melakukan segalanya untuk menormalkan pasokan," kata Zelensky dalam pidato malamnya, dikutip BBC.

Baca juga: Serangan Rusia Terus Berlanjut, Rumah Sakit Bekerja dengan Listrik Cadangan

Mereka yang mengalami pemadaman listrik terutama di ibu kota, Kyiv, kota barat Vinnytsia, kota pelabuhan Odesa di barat daya dan Sumy di timur laut.

Pada Kamis (17/11/2022) , Rusia menggempur Ukraina dengan rentetan rudal baru, menghantam lebih banyak instalasi energi dan bangunan sipil lainnya kurang dari dua hari setelah salah satu pemboman terberatnya.

Zelensky menuduh Rusia menghancurkan pasokan listrik dan panas rakyatnya.

Follow Berita Okezone di Google News

Kepresidenan Ukraina mengatakan tujuh orang tewas ketika sebuah rudal menghantam blok apartemen mereka di Vilnyansk, dekat kota selatan Zaporizhzhia.

Foto-foto blok apartemen Vilnyansk yang telah menjadi puing-puing diposting di Telegram oleh Kyrylo Tymoshenko, seorang pembantu Presiden Zelensky.

Para pejabat menjelaskan pabrik produksi gas di timur dan pabrik rudal di Dnipro termasuk di antara target terbaru.

Salah satu kota terbesar di Ukraina, Dnipro, tepat di utara Zaporizhzhia, termasuk di antara yang menjadi sasaran serangan pada Kamis (17/11/2022) pagi. Perdana Menteri Denys Shmyhal mengatakan pabrik Pivdenmash - yang memproduksi rudal - diserang.

Pemimpin Ukraina itu mengulangi seruannya kepada mitra Ukraina untuk menawarkan "perlindungan penuh atas langit Ukraina", dengan mengatakan bahwa hal itu akan mendorong Rusia untuk mengakhiri perang.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini