Share

Siapa yang Berhasil Kalahkan Nazi? Ini Penjelasannya

Nadilla Syabriya, Okezone · Jum'at 18 November 2022 16:09 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 18 18 2710327 siapa-yang-berhasil-kalahkan-nazi-ini-penjelasannya-KGIgmde92w.jpg Pemimpin Nazi Adolf Hitler (Foto: Reuters)

JAKARTA - Nazi merupakan partai politik (parpol) yang dibentuk pada 1920 asal Jerman. Partai yang memiliki nama lain Partai Buruh Nasional-Sosialis Jerman ini mencapai masa kejayaannya di bawah kepemimpinan Adolf Hitler.

Di bawah kepemimpinannya, Hitler membawa partai Nazi menjadi kekuatan politik utama di Jerman yang memerintah secara totaliter dari tahun 1933 hingga 1945. Selain itu, ia juga diangkat oleh Presiden Paul von Hindenburg sebagai Kanselir Jerman.

Mengutip Ensiklopedia Holocaust, Rezim Nazi mendominasi negara tetangga melalui ancaman militer pada tahun-tahun menjelang Perang Dunia II. Nazi melayangkan permintaan wilayah yang semakin agresif, mengancam dengan perang jika hal tersebut tidak dipenuhi.

Baca juga: Asal Usul dan Sejarah Nazi, Partai Politik yang Menghabisi Jutaan Nyawa Manusia

Nazi menguasai Austria dan hampir seluruh Cekoslowakia pada tahun 1938 dan 1939.Jerman menandatangani pakta non agresi dengan Uni Soviet, dan menginvasi Polandia pada 1 September 1939, serta memicu Perang Dunia II di Eropa.

Baca juga: Kisah Nazi Melacak Ras Arya 'Murni' di Tibet, yang Diyakini Berasal dari Atlantis yang Hilang

Pada awal 1941, Jerman telah menguasai sebagian besar Eropa. Reichskommissariat mengambil kendali atas wilayah yang ditaklukkan dan pemerintahan Jerman ditegakkan di Polandia. Jerman mengeksploitasi bahan mentah dan tenaga kerja, baik di wilayah yang diduduki maupun di negara sekutunya.

Baca Juga: Aksi Nyata 50 Tahun Hidupkan Inspirasi, Indomie Fasilitasi Perbaikan Sekolah untuk Negeri

Follow Berita Okezone di Google News

Nazi membentuk skuad kematian di wilayah yang diduduki Jerman untuk melakukan pembunuhan massal terhadap jutaan Yahudi dan kelompok lainnya yang dianggap tidak dikehendaki oleh negara. Jutaan lainnya dipenjara, dipekerjakan sampai mati, atau dibunuh di kamp pemusnahan dan penjara Nazi. Peristiwa ini dikenal dengan sebutan Holocaust.

Meskipun invasi Jerman terhadap Uni Soviet pada tahun 1941 awalnya berhasil, kebangkitan Soviet dan masuknya Amerika Serikat ke kancah peperangan menyebabkan kekuatan Wehrmacht (angkatan bersenjata Jerman) melemah di Front Timur pada tahun 1943. Kemudian pada akhir 1944, Jerman berhasil didorong mundur ke perbatasan pra-1939.

Pengeboman udara berskala besar terhadap Jerman meningkat pada tahun 1944 dan kekuatan Poros dipaksa mundur ke Eropa Timur dan Selatan. Setelah Sekutu menginvasi Prancis, Jerman dipukul mundur oleh Uni Soviet di timur dan oleh Sekutu lainnya di barat. Hitler menolak menyerah, sehingga perang terus berkobar dan menyebabkan kehancuran besar-besaran infrastruktur Jerman dan bertambahnya korban jiwa pada bulan-bulan terakhir perang.

Akhirnya Hitler bunuh diri pada 30 April 1945 dan Jerman menyerah pada 8 Mei. Sekutu yang memenangkan perang menghilangkan ideologi Nasional-Sosialisme dan mengadili pejabat Nazi yang masih hidup atas kejahatan perang dalam peradilan Nürnberg.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini