Share

Aksi Pemalakan Sopir Truk dari Luar Palembang Kembali Marak, Modusnya Mengamen

Dede Febriansyah, MNC Portal · Jum'at 18 November 2022 15:41 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 18 610 2710300 aksi-pemalakan-sopir-truk-dari-luar-palembang-kembali-marak-modusnya-mengamen-MS26t51oGs.jpg Pelaku pemalakan di Palembang ditangkap. (Foto: Dede Febriansyah)

PALEMBANG - Aksi pemalakan terhadap para sopir truk yang melintas di Jalan Soekarno Hatta, tepatnya Simpang Tiga Bypass Alang-Alang Lebar dengan modus mengamen kembali terjadi.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Haris Dinzah mengatakan, terkait aksi pemalakan tersebut pihaknya mengamankan satu orang tersangka yakni Arya Saputra alias Ari, sedangkan rekannya, FA kini DPO.

"Pelaku ditangkap tadi malam oleh anggota kita saat tersangka sedang nongkrong. Namun saat akan ditangkap pelaku melawan sehingga anggota kita terpaksa memberikan tindakan tegas," ujar Haris, Jumat (18/11/2022).

Dalam setiap aksinya, lanjut Kasat Reskrim, tersangka dan rekannya selalu dengan modus berpura-pura mengamen. Meski sering mendapatkan uang dari hasil mengamen, namun tersangka sering meminta lebih dengan cara mengancam menggunakan senjata tajam.

 Baca juga: Pemalakan di Bengkulu Utara, Sopir Truk Dianiaya Lalu Uangnya Dirampas

"Dari hasil pemalakan yang dilakukannya dengan cara mengancam, mereka mengambil ponsel merk Vivo Y12 milik korban Ramdan dan uang Rp900 ribu," ungkapnya.

Diungkapkan Haris, para pelaku tersebut diketahui sudah sering melakukan aksinya terhadap sopir truk yang melintasi (TKP) dan kawasan KM 12 Palembang, khususnya mobil yang berasal dari luar Palembang.

"Mereka ini melakukan pemalakan secara berkelompok, dan saat kejadian pelaku ini bersama temannya FA yang masih dalam pengejaran anggota kita," jelasnya.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Sementara itu, pelaku Ari mengakui perbuatannya bersama FA melakukan aksi pemalakan terhadap sopir truk yang melintasi TKP. "Kami melakukan aksi itu berdua, tapi teman saya yang membawa sajam saya tidak," jelasnya.

Ari menjelaskan, bahwa dalam setiap melakukan pemalakan dirinya bersama FA selalu memulai pukul 16.00 WIB hingga 20.00 WIB. "Satu harinya bisa dua mobil truk kita lakukan pemalakan dan dikasih uang Rp50 ribu untuk satu mobilnya," jelasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini