Share

Bengkulu Digoyang 7 Kali Gempa Susulan, Magnitudo Terbesar M5,6

Demon Fajri, Okezone · Sabtu 19 November 2022 00:04 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 19 340 2710582 bengkulu-digoyang-7-kali-gempa-susulan-magnitudo-terbesar-m5-6-zomzdmOlgu.jpg Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)

BENGKULU - Paska gempa tektonik dengan Magnitudo (M=) 6,8 mengguncang wilayah Samudera Hindia Pantai Barat Sumatera, Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, pada Jumat (18/11/2022), pukul 20.37.06 WIB, wilayah Bengkulu, terjadi sebanyak 7 kali gempa susulan.

Hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya aktivitas 7 gempa bumi susulan (aftershock) dengan Magnitudo terbesar M=5,6.

Gempa susulan pertama dengan M=4.7, terjadi pada pukul 20:59:08 WIB, berlokasi 4.51 LS - 100.72 BT, atau berjarak 195 km Barat Laut, Pulau Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, pada kedalaman 57 Km.

Gempa susulan kedua, bermagnitudo (M=) 5.6, pada pukul 21:07:00 WIB, berlokasi 4.59 LS, 100.50 BT atau berjarak 213 km, Barat Laut, Pulau Enggano, pada kedalaman 10 Km.

Lalu, gempa susulan ketiga terjadi dengan M=4.4, pada pukul 21:18:07 WIB, berlokasi 4.33 LS - 100.65 BT atau berjarak 198 km Barat Daya, Kabupaten Bengkulu Utara, pada kedalaman 10 Km.

Gempa keempat , bermagnitudo 4.3, pukul 21:24:28 WIB, berlokasi 4.44 LS - 100.68 BT atau berjarak 202 km Barat Daya, Kabupaten Bengkulu Utara, dengan kedalaman 10 Km.

Gempa susulan kelima bermagnitudo, 4.4, pada pukul 21:29:09 WIB, berlokasi di 4.61 LS - 100.23 BT atau berjarak 240 km Barat Laut, Pulau Enggano, pada kedalaman 45 Km.

Selanjutnya, gempa susulan keenam, M=4.1, pukul 21:37:46 WIB, berlokasi 4.43 LS - 100.68 BT atau berjarak 201 km Barat Daya, Kabupaten Bengkulu Utara, pada kedalaman 37 Km.

Gempa susulan ketujuh, dengan M=3.9, terjadi pada pukul 22:13:36 WIB, berlokasi di 4.65 LS - 100.75 BT atau 185 km Barat Laut, Pulau Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, kedalaman 13 Km.

Gempa tersebut, kata Pengamat Meteorologi dan Geofisika (PMG) Ahli Muda Stasiun Geofisika Kepahiang Provinsi Bengkulu, Sabar Ardiansyah, merupakan rangkaian gempa utama M=6,8. Gempa susulan tidak berpotensi tsunami.

"Sejak gempa utama, sudah terjadi 7 kali gempa susulan," kata Sabar, Jumat (18/11/2022).

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Kepada masyarakat, imbau Sabar, agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Lalu, agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

"Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah," imbau Sabar.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu, Khristian Hermansyah mengatakan, pihaknya belum ada menerima laporan kerusakan bangunan.

Baik bangunan sarana pendidikan, kesehatan, perkantoran maupun pemukiman penduduk di wilayah pulau terluar Provinsi Bengkulu tersebut. Masyarakat di Pulau Enggano tidak panik dan tetap menjalankan aktivitasnya seperti biasanya.

"Belum ada laporan kerusakan. Nanti kita update jika ada laporan. Warga tidak ada yang panik. Masyarakat tetap beraktivitas seperti biasa," kata Khristian, Jumat (18/11/2022), malam.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini