Share

Jebol Plafon, Kawanan Garong Bobol Minimarket di Garut

Fani Ferdiansyah, Koran Sindo · Rabu 23 November 2022 15:56 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 23 525 2713344 jebol-plafon-kawanan-garong-bobol-minimarket-di-garut-eTu97UaO6m.jpg Kawanan garong bobol minimarket/Foto: Fani Ferdiansyah

GARUT - Salah satu minimarket di Jalan Raya Simpang-Bayongbong, Kampung Campedak, Desa Sukaresmi, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Garut, dibobol maling. Aksi pembobolan diketahui Rabu (23/11/2022) pukul 06.20 WIB pagi, saat dua pegawai minimarket hendak memulai aktivitas toko.

Pegawai tersebut menemukan kondisi minimarket dalam keadaan berantakan. Banyak dari barang dagangan di minimarket tersebut hilang dicuri.

 BACA JUGA:Hari Ketiga Pascagempa Cianjur, Bupati Kesulitan Informasi Kebutuhan Pengungsi

"Sebelum masuk toko, pegawai yang menjadi saksi sudah curiga karena lampu toko dalam keadaan gelap," kata Kapolsek Cisurupan Iptu Iwan Soleh Pujiawan pada MNC Portal Indonesia (MPI).

Saat gerbang toko dibuka, pegawai menemukan meja kasir sudah berantakan. Mereka juga mendapati atap plafon minimarket yang telah berlubang.

 BACA JUGA:UMP DKI 2023 Diusulkan Antara Rp4,7 Juta-Rp5,1 Juta, Penetapan Hak Prerogatif Pj Gubernur

"Diduga pencuri yang beraksi membobol minimarket tersebut masuk melalui atap plafon," ujarnya.

Di dalam minimarket ini, lanjut dia, mesin ATM Bank Mandiri juga ditemukan rusak. Kuat dugaan para pencuri mencoba menjebol mesin ATM untuk menggasak uang.

"Namun rupanya pelaku tidak berhasil menggasak uang di dalam ATM. Pelaku hanya mencuri barang dagangan dalam minimarket," ucap Kapolsek Cisurupan.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Hingga saat ini, aparat kepolisian masih mendalami dan menyelidiki kasus pembobolan minimarket tersebut. Iptu Iwan Soleh Pujiawan menjelaskan pihaknya juga akan memeriksa hasil rekaman CCTV di dalam toko tersebut.

"Terkait jumlah pelaku masih diselidiki, semua yang ada di lokasi termasuk CCTV akan diperiksa. Untuk kerugian, sementara memang sedang dihitung oleh pengelola, karena bukan hanya barang dagangan tapi infrastruktur juga," katanya. 

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini