Share

Serangan Rudal Rusia Picu Pemadaman Listrik, Presiden Ukraina Kecam 'Teror' Putin di Pidato PBB

Susi Susanti, Okezone · Kamis 24 November 2022 09:51 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 24 18 2713796 serangan-rudal-rusia-picu-pemadaman-listrik-presiden-ukraina-kecam-teror-putin-di-pidato-pbb-bxxrjWYDUF.jpg Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky (Foto: NDTV)

UKRAINA - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menuduh Rusia melakukan 'kejahatan terhadap kemanusiaan' setelah serangan rudal baru menyebabkan pemadaman listrik di seluruh Ukraina.

Dia mengatakan kepada Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) melalui tautan video bahwa "formula teror" Rusia telah memaksa "jutaan orang untuk tinggal tanpa pasokan energi, tanpa pemanas, tanpa air" di bawah suhu nol dingin.

Seperti diketahui, seiring memasuki musim dingin, Moskow telah meningkatkan serangan terhadap infrastruktur energi Ukraina.

Baca juga: Rusia Terus Gempur Ukraina dengan Rentetan Serangan Rudal, 10 Juta Warga Hidup Gelap-gelapan Tanpa Listrik

Dikutip BBC, serangan itu menewaskan sedikitnya tujuh orang. Pada Rabu (23/11/2022) malam, Zelensky mengatakan situasi di Kyiv tetap "sangat sulit" dan upaya akan berlanjut sepanjang malam untuk memulihkan listrik.

Baca juga: Terancam Hidup Gelap-gelapan karena Listrik Padam Total, Warga Kyiv Siapkan Rencana Terburuk

Namun Zelensky mengatakan beberapa kota lain yang terkena rudal Rusia telah berhasil memulihkan listrik, termasuk Lviv, Odesa dan Cherkasy.

Wali Kota Vitali Klitschko mengatakan setidaknya 80% penduduk ibu kota tidak memiliki listrik atau air yang mengalir.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) juga dilaporkan mati. Tiga PLTN pabrik yang masih di bawah kendali Ukraina terputus dari jaringan dan pabrik Zaporizhzhia - yang terbesar di Eropa - terpaksa kembali mengandalkan generator diesel untuk memberi daya pada sistem pendingin dan peralatan keselamatan utama.

Para pejabat mengatakan serangan rudal Rusia di pembangkit listrik telah menyebabkan kerusakan "kolosal" dan menyebabkan lebih dari setengah jaringan negara itu membutuhkan perbaikan.

Badan Energi Atom Internasional (IAEA) telah menyuarakan keprihatinan besar tentang pabrik Zaporizhzhia yang dikendalikan Rusia, yang telah mengalami kerusakan akibat penembakan berulang kali.

Kyiv meminta pertemuan Dewan Keamanan PBB, dan Zelensky mendesak PBB untuk berbuat lebih banyak untuk membantu Ukraina.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini