Share

5 Fakta Anwar Ibrahim Jadi PM Malaysia, Ditentukan oleh Raja

Tim Okezone, Okezone · Jum'at 25 November 2022 06:12 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 24 18 2714301 5-fakta-anwar-ibrahim-jadi-pm-malaysia-ditentukan-oleh-raja-9l6L2OSos0.jpg Anwar Ibrahim (Foto : Reuters)

RAJA Malaysia Yang di-Pertuan Agung Al Sultan Abdullah telah menyetujui untuk mengangkat Anwar Ibrahim sebagai Perdana Menteri Malaysia ke-10.

Hal tersebut diungkapkan oleh Pengawas Keuangan Rumah Tangga Kerajaan Datuk Seri Ahmad Fadil Syamsuddin, Kamis (24/11/2022).

Berikut 5 Fakta terkait Anwar Ibrahim jadi PM Malayisa:

1. Ditentukan Raja

Lantaran terjadi 'drama' hasil Pemilu Malaysia, Raja Al-Sultan Abdullah akhirnya menunjuk pemimpin koalisi partai Pakatan Harapan (PH), Anwar Ibrahim, sebagai Perdana Menteri Malaysia ke-10 pada Kamis (24/11/2022).

Nama Anwar keluar sebagai PM baru Malaysia setelah Raja Abdullah menggelar "rapat khusus" dengan sembilan sultan Melayu yang memimpin negara-negara bagian di Malaysia.

Sulitnya penentuan PM baru Malaysia terjadi karena pemilu menghasilkan parlemen menggantung. Tak ada satu partai pun yang mendapat suara mayoritas di parlemen.

Koalisi Pakatan Harapan (PH) yang dipimpin oleh Anwar Ibrahim memenangkan 82 kursi. Partainya masih membutuhkan ukungan dari 30 anggota parlemen lagi untuk mengamankan 112 kursi.

Di sisi lain, koalisi Perikatan Nasional (PN) yang dipimpin oleh mantan PM Muhyiddin Yassin, memenangkan 73 kursi. Sementara koalisi Barisan Nasional (BN), yang didominasi oleh UMNO, di urutan ketiga dengan 30 kursi.

2. Tak Mau Berkoalisi dengan Anwar

Meski memiliki suara dominan, tak ada yang mau berkoalisi dengan Anwar Ibrahim. Baik Muhyiddin dan UMNO.

PM saat ini Ismail Sabri mengumumkan di Twitter bahwa Barisan Nasional tidak akan bergabung dengan koalisi apa pun dan tetap menjadi oposisi.

3. Saling Klaim

Sementara itu, Anwar Ibrahim mengklaim telah mendapat dukungan yang cukup untuk membentuk pemerintahan, namun dia tidak memberikan rincian lebih lanjut. Begitu pula Muhyiddin Yassin yang mengungkapkan klaim serupa.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

4. Mahathir Kalah Telak

Mahathir Mohamad menerima kekalahan telak. Partai yang mengusungnya Pejuang Tanah Air berada di posisi buncit.

"Pejuang Tanah Air yang mengganti Gerakan Tanah Air (nama parati sebelumnya) kalah dalam PRU (pemilu) ke-15. Saya sebagai ketua Pejuang sedih. Tetapi saya terima pilihan rakyat," tulisnya melalui akun @chedetofficial, di Twitter.

Ia pun berharap partai yang menang akan segera bisa membentuk pemerintahan baru. Ia pun berdoa agar negaranya pulih, tidak siapa pun yang menjadi PM-nya.

"Saya akan fokus menulis tentang sejarah dan kegiatan di tanah air," tambah pria 97 tahun itu.

5. Profil Singkat Anwar Ibrahim

Anwar Ibrahim sendiri adalah seorang Parlemen Tambun yang lahir paa 10 Agustus 1947. Ia memulai karier politiknya sebagai anggota Organisasi Kebangsaan Melayu Bersatu (UMNO) hingga puncak kejayaannya menjadi Wakil Perdana Menteri Malaysia di bawah pimpinan Perdana Menteri Mahathir Mohamad.

Di tahun 1999, ia sempat divonis hukuman penjara atas tuduhan korupsi dan sodomi. Mahkamah Federal Malaysia kemudian membatalkan semua vonis atasnya dan Anwar dibebaskan dari penjara pada tahun 2004.

Ia dipecat dari UMNO, namun setelahnya ia mendirikan Partai Keadilan Rakyat, sebuah partai oposisi di Malaysia dan memimpin koalisi oposisi Pakatan Rakyat dan Pakatan Harapan.

Sejak tahun 2015 hingga 2017, ia kembali dipidana penjara atas vonis sodomi lainnya, kemudian dia dibebaskan pada tahun 2018.

Setelah koalisi yang ia pimpin memenangkan kursi terbanyak di Parlemen pada pemilihan umum Malaysia 2022, ia diangkat menjadi Perdana Menteri Malaysia ke-10 pada tanggal 24 November 2022.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini