Share

Gempa M5,1 Guncang Mukomuko, BPBD: Belum Ada Laporan Kerusakan

Demon Fajri, Okezone · Kamis 24 November 2022 10:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 24 340 2713801 gempa-m5-1-guncang-mukomuko-bpbd-belum-ada-laporan-kerusakan-URpqP7BbiN.jpg Ilustrasi/ Doc: Freepik

BENGKULU - Gempa tektonik dengan Magnitudo (M) 5,1 mengguncang Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, pada Kamis (24/11/2022), pukul 09.11 WIB.

Gempa ini terletak pada koordinat 4.30 Lintang Selatan - 100.41 Bujur Timur, atau pada koordinat 4,28° LS - 100,41° BT, Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, pada kedalaman 10 Km.

 BACA JUGA:Jokowi Jalani Suntik Vaksin Booster Kedua Hari Ini

Gempa yang berlokasi di laut 207 Kilometer (Km), Barat Daya, Kabupaten Mukomuko atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 79 Km arah Selatan Pagai Selatan, Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat ini dirasakan dengan skala MMI I - II di Kabupaten Mukomuko.

Hasil analisis BMKG, kata Pengamat Meteorologi dan Geofisika (PMG) Ahli Muda Stasiun Geofisika Kepahiang Provinsi Bengkulu, Sabar Ardiansyah, gempa bumi ini memiliki parameter update dengan M5,0.

 BACA JUGA:Pemkab Bojonegoro Akan Gelar Getuk Parasa, Kenalkan Makanan Aman dan Sehat

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, jelas Sabar, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal, akibat adanya aktivitas subduksi lempeng.

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault)," kata Sabar, Kamis (24/11/2022).

Gempab umi ini, lanjut Sabar, dirasakan di Kota Mukomuko dengan skala intensitas I-II MMI (getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang ).

"Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," jelas Sabar.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Hingga pukul 09.30 WIB, hasil monitoring BMKG, kata Sabar, belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).

"Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang, dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa," imbau Sabar.

"Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah," lanjut Sabar.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, Ramdani mengatakan, paska gempa belum ada menerima laporan kerusakan atau dampak dari gempa.

"Belum ada laporan, masih aman. Masyarakat masih beraktivitas seperti biasanya," pungkas Ramdani.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini