Share

5 Fakta Rombongan Rubicon Memaksa Masuk Gunung Bromo, Ini Penjelasan Pengelola

Tim Okezone, Okezone · Jum'at 25 November 2022 05:06 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 24 519 2714281 5-fakta-rombongan-rubicon-memaksa-masuk-gunung-bromo-ini-penjelasan-pengelola-ORv44d2N26.jpg Rombongan komunitas Rubicon memaksa masuk kawasan Gunung Bromo (Foto : Tangkapan layar)

JAKARTA - Rombongan wisatawan yang menggunakan mobil Jip Rubicon dan Land Cruiser nyaris baku hamtam dan adu argumen dengan petugas wisata Gunung Bromo.

Peristiwa ini pun viral di media sosial lantaran aksi mereka terekam oleh video salah satu petugas. Lokasi kejadian yakni di Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Pasuruan, Sabtu 19 November 2022

Berikut 5 fakta rombongan Rubicon memaksa masuk Bromo:

1. Rombongan Rubicon Catur Nama Khofifah

Dalam video viral itu, terdengar rombongan Rubicon membawa-bawa nama Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Mereka mengaku punya undangan untuk menghadiri acara Fashion Show Bromo.

Salah seorang rombongan Rubicon yang turun menyebut bahwa acara tersebut berlangsung pada Minggu 20 November 2022. "Acara tanggal 20 (November), minggu besok. Tanggal 20 sama acaranya gubernur," kata seorang rombongan Rubicon di video tersebut.

Namun, petugas TNBTS menjelaskan bahwa acara Fashion Show Bromo yang dimaksud bukan berlangsung tanggal 20 November. Acara itu digelar 3 Desember 2022.

Larangan masuk itu membuat rombongan mobil Rubicon geram. Mereka sempat bersitegang dengan petugas.

2. Rombongan Rubicon Langgar Aturan

Koordinator Pelaku Wisata Bromo Widian Singgih buka suara soal alasan rombongan Rubicon itu dilarang masuk ke Bromo. Mereka disebut tak mematuhi aturan setempat. Mereka tidak mengantongi Surat Izin Masuk Kawasan Konservasi (Simaksi)

Siapapun yang mau ke Bromo dengan mobil atau roda empat, harus berganti dengan kendaraan masyarakat lokal. "Kalaupun memakai roda empat, itu ada izin dan Simaksi dari TNBTS," kata Singgih.

Sementara Plt Camat Tosari Hendi mengatakan bahwa rombongan Rubicon itu arogan. "Sudah saya konfirmasi ke Pak Sion (petugas TNBTS). Mereka itu, apa ya, bersikap arogan. Apalagi mengatasnamakan salah satu institusi negara (gubernur Jatim)," kata Hendi.

Hendi mengharapkan aturan masuk kawasan TNBTS bagi komunitas dipertegas.

3. Penjelasan TNBTS Soal Komunitas Kendaraan Dilarang Masuk Bromo

TNBTS menyebut, saat ini semua komunitas kendaraan memang dilarang masuk ke Bromo. Jadi bukan hanya rombongan Rubicon yang tidak diizinkan ke Bromo.

Keputusan itu dibuat setelah kejadian ratusan Pajero masuk ke lautan pasir Bromo pada Agustus 2022 silam.

"Kami tidak mengeluarkan Simaksi untuk komunitas kendaraan bermotor sejak Agustus 2022," ujar Kepala Sub Bagian Data, Evaluasi, Pelaporan dan Humas TNBTS Sarif Hidayat.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Sarif menegaskan, keputusan tersebut diharapkan bisa mencegah konflik antara komunitas, petugas lapangan, dan pelaku wisata. Hal itu juga sebagai upaya memberikan ruang seluas-luasnya bagi pelaku wisata.

"Ternyata dengan Simaksi, komunitas diberikan akses, banyak atau sering menimbulkan konflik di lapangan. Ternyata mengatur di lapangan itu tidak semudah perjanjian hitam di atas putih. Sehingga, banyak menimbulkan konflik di lapangan," jelasnya.

4. Rombongan Rubicon Pengusaha Asal Surabaya

Camat Hendi mengatakan, rombongan komutias Rubicon itu berasal dari Surabaya. "Informasinya dia orang Surabaya," kata Hendi.

Soal sosok yang terlibat cekcok dengan petugas TNBTS, kata Hendi, merupakan seorang pengusaha.

Hendi menegaskan, tidak ada acara Fashion Show Bromo pada tanggal 20 November. Menurutnya, itu hanya akal-akalan rombongan Rubicon biar bisa masuk ke Bromo.

"Tidak ada acara dari gubernur. Itu hanya modus untuk bisa melakukan kegiatan di lautan pasir," jelasnya.

5. Pemprov Jatim Geram

Pemprov Jatim geram dengan rombongan Rubicon yang bawa-bawa nama Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat cekcok dengan petugas TNBTS. Pemprov menegaskan, tidak ada kegiatan di Bromo pada 20 November 2022.

"Tidak ada, Pemprov Jatim tidak ada kegiatan pada 20 November 2022. Dan mereka bukan dari Pemprov Jatim atau undangan Pemprov Jatim," tegas Kabiro Adpim Setdaprov Jatim Ali Kuncoro.

Ali mengaku sudah berkoordinasi dengan pihak Disbudpar Jatim dan memastikan rombongan Rubicon tersebut juga bukan dari pihak mereka.

Ia menyebut, agenda Fashion Show Bromo baru diadakan pada 3 Desember 2022 mendatang. Menurut Ali, Gubernur Khofifah juga tidak pernah membenarkan perilaku yang tidak mematuhi peraturan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini