Share

Cerita Sekeluarga Selamat dari Reruntuhan Bangunan Akibat Gempa Cianjur

Dharmawan Hadi, MNC Portal · Kamis 24 November 2022 14:52 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 24 525 2714043 cerita-sekeluarga-selamat-dari-reruntuhan-bangunan-akibat-gempa-cianjur-Wf74DbKA8h.jpg Koban gempa Cianjur selamat usai tertimbun reruntuhan bangunan (Foto : MPI)

SUKABUMI - Cerita satu keluarga tertimbun reruntuhan material rumahnya yang ambruk rata dengan tanah saat terjadi gempa yang berpusat di Cianjur, berhasil selamat setelah berteriak-teriak meminta pertolongan. Warga yang berdatangan akhirnya dapat mengevakuasi satu keluarga tersebut dan membawanya ke rumah sakit.

Saat ditemui di RS Bhayangkara Setukpa Kota Sukabumi, salah satu korban, Lilis Sri Mulyati (34) menceritakan, dalam hitungan detik bangunan rumahnya rata dengan tanah setelah ada guncangan gempa 5,6 magnitudo, ia beserta suami dan 1 orang anaknya tidak bisa menyelamatkan diri dari reruntuhan bangunan yang ambruk.

Tidak hanya rumahnya yang mengalami kerusakan, warga lain yang berada di Kampung Pameungpeuk, Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, juga mengalami kejadian yang sama dengan dirinya. Kejadian pada hari Senin 21 November 2022, sekira pukul 13.21 WIB, tidak akan lupa sepanjang hidupnya.

“Pada saat kejadian, saya mau ke kamar mandi untuk wudhu melaksanakan salat dzuhur, tiba-tiba terasa goyang, dan rumah saya langsung ambruk. Jadi guncangan yang kecil-kecil itu tidak ada, goyang langsung bruk ancur. Langsung ketimpa," ujar Lilis kepada MNC Portal Indonesia, Kamis (24/11/2022).

Beruntung ia beserta keluarganya masih mendapatkan ruang saat tertimbun reruntuhan material tembok bangunan rumahnya. Ruang selebar 1,5 meter digunakan dirinya beserta keluarga untuk merangkak menyelamatkan diri. Dengan berteriak, ia dan suaminya meminta pertolongan warga yang ada di sekitar rumahnya.

"Alhamdulillah akhirnya banyak warga yang berdatangan untuk ikut menolong saya beserta keluarga. Setelah saya bisa keluar dari reruntuhan bangunan, saya dibawa ke rumah sakit Sayang Cianjur dengan kendaraan pribadi untuk diberikan pertolongan. Di sana luka saya dibersihkan dan akhirnya saya dipindahkan ke rumah sakit ini (RS Bhayangkara Setukpa)," ujar Lilis.

Saat ini Lilis masih dirawat di RS Bhayangkara Setukpa Kota Sukabumi didampingi oleh suaminya yang mengalami luka lecet. Kondisi Lilis, luka di pelipis, mata kiri lebam dan belum bisa melihat, tulang ibu jari patah, tiga jari mati rasa akibat bengkak, punggung dan kaki luka lecet. Sedangkan anaknya yang berusia 5 tahun mengalami lecet, saat ini dititipkan di adiknya.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

(aky)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini