Share

Ratusan Kilogram Ganja Sitaan Kasus Narkoba Hilang, Polisi Salahkan Tikus

Rahman Asmardika, Okezone · Jum'at 25 November 2022 16:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 25 18 2714833 ratusan-kilogram-ganja-sitaan-kasus-narkoba-hilang-polisi-salahkan-tikus-N2YHsMTEZv.jpg Ilustrasi. (Foto: Reuters)

NEW DELHI - Pejabat Kepolisian India menyalahkan "tikus yang tak kenal takut" atas hilangnya ratusan kilogram ganja yang disita dan disimpan sebagai barang bukti dalam kasus penjualan narkoba.

Tuduhan yang tidak biasa itu muncul setelah pengadilan di Negara Bagian Uttar Pradesh meminta penegak hukum pada Sabtu, (19/11/2022) untuk menunjukkan ganja yang disita terkait beberapa kasus narkoba yang sedang berlangsung sejak 2018.

BACA JUGA: Tikus Masuk Mesin ATM di India, Uang Rp250 Juta Habis Digerogoti

Polisi dilaporkan menanggapi permintaan pengadilan itu dengan menyatakan bahwa mereka tidak dapat memberikan jumlah penuh ganja yang disita karena tikus telah menghancurkan 195 kilogram ganja dalam satu kasus. Hewan pengerat itu, kata mereka, juga memakan "sebagian" barang bukti dalam kasus lain yang melibatkan 386 kilogram narkoba.

"Tikus adalah hewan kecil dan mereka tidak takut pada polisi," kata petugas penegak hukum sebagaimana dilansir RT, menyatakan bahwa "sulit untuk melindungi narkoba dari mereka."

BACA JUGA: Tikus Kanibal Berkeliaran di "Kapal Hantu"

Jaksa Penuntut Umum Mathura Ranveer Singh lebih lanjut menjelaskan bahwa tidak ada tempat di kantor polisi di mana ganja bisa aman dari tikus.

Hakim Sanjay Chaudhary mengakui bahwa polisi "tidak memiliki keahlian" untuk menangani hewan pengerat sekecil itu dan mencatat bahwa sekira 700 kilogram mariyuana yang disita oleh penegak hukum saat ini berada di kantor polisi di Distrik Mathura dan semuanya dalam bahaya dari investasi tikus.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Selanjutnya, hakim menyarankan bahwa satu-satunya cara untuk melindungi ganja dari "tikus yang tak kenal takut" adalah dengan melelangnya ke laboratorium penelitian obat dan perusahaan obat dan mengirimkan hasilnya ke pemerintah.

Pengadilan sekarang telah memerintahkan polisi untuk menemukan cara untuk menangani "ancaman tikus" dan memberikan bukti bahwa hewan pengerat itu benar-benar menghancurkan 581 kilogram mariyuana, yang dilaporkan bernilai enam juta rupee India (sekira Rp 1,1 miliar).

Kasus serupa terjadi pada 2018 di Argentina, ketika delapan petugas polisi dipecat setelah mereka menyalahkan tikus atas hilangnya setengah ton ganja dari gudang polisi. Klaim mereka ditolak setelah ahli forensik menunjukkan bahwa tidak mungkin hewan akan mengacaukan obat dengan makanan dan akan ada "banyak mayat" yang ditemukan di gudang jika tikus mengkonsumsi mariyuana.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini