Share

Istri Kerja di Malaysia, Pria Ini Tega Rudapaksa Anak Kandungnya

Ji Edy Gustan, MNC Portal · Jum'at 25 November 2022 12:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 25 340 2714610 istri-kerja-di-malaysia-pria-ini-tega-rudapaksa-anak-kandungnya-bZ9ZPYy5Da.jpeg Ilustrasi pemerkosaan (Foto: Freepik)

DOMPU - Ayah kandung di Kecamatan Hu'u, Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB) merudapaksa anak kandungnya. Sebut saja Melati, anak baru gede (ABG) berusia 16 tahun ini tiga kali menjadi korban kebejatan ayah kandungnya.

Tim Puma Polres Dompu langsung meringkus pria berinisial Is (43) itu saat hendak melarikan diri. Dia bersembunyi di Desa Lape Lopok, Kecamatan Lape, Sumbawa Besar.

Pelaku Ande sapaan karib lelaki bejat ini merudapaksa anaknya saat istrinya bekerja di Malaysia. Dia merengkuh kehormatan anak kandungnya saat anaknya tinggal bersamanya dalam beberapa bulan terakhir.

BACA JUGA:Penyidik Kasus Pemerkosaan Pegawai Kemenkop Diperiksa Propam Polda Jabar

Kapolres Dompu, AKBP Iwan Hidayat, melalui Kapolsek Hu'u, Ipda Sumaharto mengatakan, kasus itu terungkap pada Selasa 15 November 2022 sekira pukul 13.30 Wita. Korban menceritakan penderitaannya kepada N (35) kerabat dekat yang sudah dianggap sebagai ibunya. Karuan cerita itu membuat keluarga kalap dan melaporkan peristiwa itu kepada polisi.

Peristiwa tragis itu terakhir kali terjadi saat korban hendak mengambil karet gelang di dalam kamarnya. Sumaharto mengatakan, saat itu korban diam-diam dibuntuti ayah kandungnya dari belakang. Begitu melihat anaknya masuk ke dalam kamar, dia langsung menutup pintu dan menguncinya.

Lantas, di bawah ancaman, Ande meluapkan nafsu bejatnya. "Korban sempat diancam akan dipukul jika teriak dan melawan," ujar Sumaharto, Jumat (25/11/2022)

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Kepala dusun setempat ikut mengantarkan keluarga korban melaporkan peristiwa itu ke SPKT. Kapolsek Hu'u langsung menindak lanjuti laporan itu dengan memerintahkan anggotanya meringkus pelaku. Sayangnya, pelaku kabur ke Sumbawa.

"Pelaku sempat kabur, mungkin dia tahu bakal ditangkap," ungkapnya.

Tidak saja Kapolsek Hu'u, berita itu terdengar Kapolres Dompu yang memerintahkan Kasat Reskrim Polres AKP Adhar meringkus pelaku. Berdasarkan informasi yang diperoleh, Tim Puma pun berhasil menyergap Ande di tempat persembunyiannya.

"Pelaku ditangkap saat berada di Kecamatan Lape, Kabupaten Sumbawa," kata Kasat.

Kapolres Dompu kan menindak tegas siapapun dan apapun bentuk kejahatan yang ada di wilayah hukum Polres Dompu dengan catatan hindari perbuatan melawan hukum. "Jangan lagi sedikit-sedikit main hakim sendiri, main blokir jalan yang berakibat memunculkan masalah baru, mengganggu kamtibmas terutama juga mengganggu kepentingan umum, kami tindak tegas," ujarnya.

Unit PPA Polres Dompu, sudah menangani Melati sebagai korban rudapaksa. Adapun pelaku bakal dijerat Pasal 76D UU 35/2014 (UU Perlindungan Anak) menyatakan: Setiap orang dilarang melakukan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa anak melakukan persetubuhan dengannya atau dengan orang lain dengan ancaman kurungan maksimal 15 tahun penjara dan denda maksimal 5 miliar rupiah.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini