Share

Gempa Guncang Cianjur, Ridwan Kamil Kirim ASN Belajar Mitigasi Bencana ke Jepang

Agung Bakti Sarasa, MNC Portal · Jum'at 25 November 2022 13:50 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 25 525 2714688 gempa-guncang-cianjur-ridwan-kamil-kirim-asn-belajar-mitigasi-bencana-ke-jepang-TFw9TwoDSk.jpg Ridwan Kamil kirim ASN ke Jepang belajar mitigasi gempa/Foto: Istimewa

BANDUNG - Pemprov Jawa Barat mengambil banyak pelajaran dari peristiwa bencana gempa bumi yang mengguncang Kabupaten Cianjur hingga menelan ratusan korban jiwa.

Belajar dari peristiwa tersebut, Gubernur Jabar, Ridwan Kamil berencana mengirim aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov Jabar ke Jepang untuk mempelajari mitigasi bencana, khususnya bencana gempa bumi.

 BACA JUGA:3 Desa di Cianjur Masih Terisolasi Usai Diguncang Gempa

Rencana tersebut juga menjadi bagian kesepakatan yang diperoleh dalam Kongres Pemerintah Daerah se-Asia Timur atau East Asia Local and Regional Government Congress (EALRGC) ke-11 Tahun 2022 yang digelar di Bandung, Kamis (24/11/2022) malam.

Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu mengatakan, pengiriman ASN Pemprov Jabar ke Shizouka, Jepang itu bertujuan untuk meningkatkan ilmu dan pengetahuan ASN Jabar tentang rumah tahan gempa.

 BACA JUGA:11 Saksi Dihadirkan di Sidang Arif Rahman, Salah Satunya Sekuriti Kompleks Polri

"Rumah tahan gempa salah satu yang nanti kita kerja samakan dengan Prefektur Shizuoka," kata Kang Emil dalam keterangannya, Jumat (25/11/2022).

Kang Emil menyebut, rumah tahan gempa akan hadir di Jabar berdasarkan hasil rekomendasi Presiden Joko Widodo (Jokowi) ketika memberikan bantuan kepada warga terdampak gempa di Kabupaten Cianjur.

Rumah tahan gempa tersebut akan dibangun di lokasi yang baru dan di rumah yang memang sudah dibangun. Nantinya, kata Kang Emil, akan ada penguatan-penguatan secara khusus dan hal itulah yang menjadi alasan utama pihaknya mengirimkan ASN Pemprov Jabar ke Shizouka, Jepang.

"Rumah tahan gempa di lokasi baru dan di rumah yang sudah ada, yang mungkin sudah terbangun dilakukan penguatan-penguatan. Kami juga akan mengirim staf Pemprov Jabar ke Shizuoka untuk mempelajari mitigasi bencana gempa bumi karena mereka sudah pengalaman lebih dari 50 tahun," katanya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Prefektur Shizuoka Jepang, Tsutomu Ideno mengakuinya bahwa wilayahnya sama seperti Indonesia yang sering mengalami gempa bumi. Selama 50 tahun terakhir, pihaknya telah melakukan berbagai kebijakan untuk penanganan gempa bumi.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

"Di kami, selama 50 tahun lebih ini memang ada banyak kebijakan yang ditempuh untuk penanganan bencana gempa bumi. Saya berharap dengan adanya perpanjangan MoU antara Shizuoka dan Pemda Provinsi Jabar, ada juga kerja sama khususnya di bidang penanggulangan bencana, terutama gempa bumi," tuturnya.

Tsutomu juga menyambut baik ASN Pemprov Jabar yang datang langsung ke Shizouka untuk menimba ilmu mitigasi bencana gempa bumi. Bahkan, kata dia, staf ahli kebencanaan dari Shizuoka juga bisa datang ke Jabar untuk berbagi pengetahuan tentang hal tersebut.

"Staf ahli dari Shizuoka akan sharing knowledge juga share informasi dan pengetahuan kepada aparat Pemda Provinsi Jabar supaya kedua provinsi bersifat saling menguntungkan," katanya.

Caption: Gubernur Jabar, Ridwan Kamil dan Wakil Gubernur Prefektur Shizuoka Jepang, Tsutomu Ideno sepakat bekerja sama terkait mitigasi bencana gempa bumi.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini