Share

Kesehatan Menurun Selama Mengungsi, Seorang Warga Korban Gempa Cianjur Meninggal Usai Gempa Susulan

Ricky Susan, Koran Sindo · Jum'at 25 November 2022 13:59 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 25 525 2714701 kesehatan-menurun-selama-mengungsi-seorang-warga-korban-gempa-cianjur-meninggal-usai-gempa-susulan-LMJ3sQiLHE.jpg Kondisi kesehatan terus menurun, pengungsi meninggal usai diguncang gempa susulan/FOto: Ricky Susan

CIANJUR - Seorang pengungsi korban gempa Magnitudo 5,6 Cianjur, meninggal dunia setelah menderita sakit selama di pengungsian di Lapangan Jagaraksa Desa Jambudipa, Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur, Jumat (25/11/2022).

Diduga, korban yang diketahui bernama Aan Hasanah (45) warga Kampung Warungkondang, RT 04/01 Desa Jambudipa, Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur, mengalami sakit usai terjadi gempa Cianjur Magnitudo 5,6 pada Senin (21/11/2022) lalu.

"Memang awalnya sakit, tapi sudah sehat. Pas terjadi gempa pada hari Senin adik saya ngedrop. Nah awal di evakuasi tinggalnya di pelataran depan mesjid," kata Enan (65) kakak korban, Jumat (25/11/2022).

Enan menjelaskan, setelah gempa terjadi korban mengungsi di depan pelataran mesjid tanpa tenda dan lainnya, sehingga tambah ngedrop, alami kelelahan dan lemas.

"Karena waktu itu belum ada tenda pengungsian di Lapang Kagaraksa. Setelah semalam, baru dipindahkan ke pengungsian di Desa Jambudipa," ujarnya.

Selama di pengungsian, kondisi korban naik turun. Namun, karena gempa susulan yang terus menerus terjadi, sehingga korban pun kembali ngedrop hingga harus dilakukan pengobatan.

"Adanya gempa susulan yang terus menerus adik saya terus ngedrop, itu terjadi selama tiga hari," tambahnya.

Puncaknya, pada Kamis sore (24/11/2022) korban ngedrop dan dibawa ke Puskesmas Warung kondang. Karena kondisi Aan terus memburuk, lalu dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

"Jam 5 sore dibawa ke RSUD, baru satu malam, sekitar pukul 3 pagi dini hari, adik saya meninggal. Dan kebetulan pada jam segitu ada gempa susulan yang cukup besar," katanya.

Korban dibawa ke Rumah kerabatnya di Kampung Warungkondang dan dimakamkan di TPU Ciawitali Desa Cikaroya, Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur.

Sementara itu, Ujang (39) salah seorang kerabat dan satu tenda di pengungsian mengatakan, selama di pengungsian korban tidak keluar tenda karena sakit.

"Ya ujung nya kemarin, korban mengeluh sakit parah dan dibawa ke Puskesmas, lalu di rujuk dan meninggal di RSUD Cianjur," katanya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini