Share

Cianjur Diguncang Gempa Susulan M4,1, BNPB: Tidak Ada Laporan Kerusakan

Agung Bakti Sarasa, MNC Portal · Jum'at 25 November 2022 22:29 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 25 525 2715048 cianjur-diguncang-gempa-susulan-m4-1-bnpb-tidak-ada-laporan-kerusakan-3EKhOiGFwP.jpg Ilustrasi. (Foto: Dok Okezone.com)

CIANJUR - Kabupaten Cianjur kembali diguncang gempa susulan dengan Magnitudo 4,1. Laporan BMKG, gempa terjadi Jumat (25/11/2022) pukul 01.44 WIB. 

Kepala BNPB, Letjen Suharyanto mengatakan, sejauh ini belum ada tambahan laporan kerusakan akibat gempa yang titik koordinatnya itu berada di 6,89 Lintang Selatan dan 107,05 Bujur Timur atau 12 Km barat daya Kabupaten Cianjur dengan kedalaman 10 kilometer.

"Mungkin ada yang tadinya sudah rusak, digoyang lagi ada yang rusak, tapi tidak menambah jumlahnya dan tidak menambah korban," kata Suharyanto saat jumpa pers di Cianjur, Jumat.

Menurut dia, pihaknya kini tengah gencar melakukan asesmen untuk mendata berapa total rumah yang mengalami rusak berat, rusak sedang dan rusak ringan. Jumlah pasti baru bisa diketahui setelah masa tanggap darurat selesai.

 Baca juga: BNPB: Total Posko Pengungsian di Cianjur Menjadi 110 Titik Terbagi di 15 Kecamatan

"Ini yang sedang kita kejar terus supaya tidak lama-lama. Tadi malam M 4,1, mudah-mudahan tidak terlalu berpengaruh," ujarnya.

Sementara itu, Deputi Geofisika BMKG, Suko Prayitno Adi menjelaskan, secara teoritis setiap terjadi gempa besar akan diikuti oleh gempa susulan. Besarnya gempa bervariasi, bisa saja lebih besar atau sebaliknya.

"Tetapi kecenderungan itu akan terus mengecil. Namun perlu diasumsikan bahwa tidak harus tidak terjadi gempa, tetap ada gempa tapi kecil," jelas Suko.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Pengaruh terhadap bangunan, lanjut Suko, jelas bangunan yang sudah rusak akan terpengaruh, namun tidak separah yang dibayangkan dan pastinya tidak ada penambahan kerugian dan sebagainya.

"Memang bangunan sudah rusak, getar sedikit juga rusak. Paling penting kita bersama menyadarkan kepada masyarakat agar tidak panik dan tenang menghadapi bencana ini," pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini