Share

Tragis! 3 Warga Tewas Misterius di Pantai Lalendo NTT

Fahmi Firdaus , Okezone · Minggu 27 November 2022 14:36 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 27 340 2715706 tragis-3-warga-tewas-misterius-di-pantai-lalendo-ntt-eiVsl5jmWy.jpg Foto: Antara

KUPANG - Tiga orang yang berasal dari satu keluarga ditemukan dalam keadaan meninggal di kawasan Pantai Lalendo di Desa Bolok, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

"Ketiga korban ditemukan warga dalam kondisi terapung di Pantai Lalendo dengan kondisi sudah meninggal dunia," kata Kepala Kepolisian Resor Kupang AKBP FX Irwan Arianto dilansir Antara, Minggu (27/11/2022).

(Baca juga: Mayat Wanita Berjaket Biru Mengapung di Danau Toba, Warga Tak Mengenali)

Identitas korban yang ditemukan meninggal di tepi Pantai Lalendo terdiri atas Devrit Pu'ay (32) dan Ardi Pu'ay (22) yang beralamat di Kelurahan Liliba di Kota Kupang serta Nino Marten Puay (35) yang berasal dari Kabupaten Kupang.

Warga Desa Bolok, Andro Hatan, yang pertama kali melihat jenazah ketiga orang itu mengapung di kawasan Pantai Lalendo.

Jenazah ketiga orang itu telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Titus Uly Kota Kupang untuk diperiksa oleh tim medis kepolisian.

Aparat Kepolisian Sektor Kupang Barat sedang menyelidiki penyebab kematian tiga warga yang jenazahnya ditemukan di kawasan Pantai Lalendo.

Menurut Jermi, seorang warga Desa Bolok, ketiga orang tersebut kemungkinan menghadapi air laut pasang saat memancing di kawasan Pantai Lalendo dan kesulitan menyelamatkan diri karena terjebak di dalam lumpur.

Baca Juga: BuddyKu Festival, Generasi Muda Wajib Hadir

Follow Berita Okezone di Google News

"Kawasan Pantai Lalendo ini kondisinya berlumpur dan apabila air laut surut warga biasa mencari ikan hingga 100 meter ke dalam laut, karena kondisinya kering sehingga mudah mendapatkan ikan yang banyak," katanya.

"Tetapi saat terjadi air pasang kawasan Pantai Lalendo menjadi berlumpur, apabila ada warga yang tidak mengetahui jalur keluar menuju daratan maka bisa terjebak di dalam lumpur sehingga menyulitkan orang untuk bisa menyelamatkan diri,"tutupnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini