Share

Pembunuh Pria yang Jasadnya Dibungkus Karpet Ditangkap, Motifnya Utang

Sholahudin, iNews · Selasa 29 November 2022 16:32 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 29 519 2717178 pembunuh-pria-yang-jasadnya-dibungkus-karpet-ditangkap-motifnya-utang-hSHb2j4vk3.jpg Ilustrasi penjara (Foto: Dok Okezone)

MOJOKERTO - Pelaku pembunuhan mayat terbungkus karpet di jurang kawasan Sendi jalur Mojokerto-Batu, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur beberapa waktu lalu tertangkap. Pelaku berjumlah tiga orang, salah satunya kakak beradik.

Motifnya pelaku dendam kepada korban karena tak membayar utang Rp4,5 juta. BACA JUGA:Polisi Ungkap Kasus Temuan Mayat di Jembatan Tol Ciwaringin, Pelakunya Sekelompok Pelajar

Kapolres Mojokerto AKBP Apip Ginanjar mengungkapkan, setelah melakukan penyelidikan pasca penemuan mayat di jalur Mojokerto-Batu, pelaku berhasil ditangkap. Dari tiga pelaku, salah satunya kakak beradik dan seorang perempuan.

Ketiganya adalah Muhammad Nur Hidayatulloh alias Dayat (25), Muhammad Sirojuddin alias Udin, warga Desa Puri, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, serta seorang perempuan, Anis Anjarwati (23).

Dari ketiganya pelaku, otak pembunuhan adalah Dayat. Sedangkan Muhammad Sirojuddin membantu menghabisi korban di toko gorden Bintang Jaya, Jalan Airlangga, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.

Untuk memuluskan aksinya, kedua kakak beradik ini meminta pelaku perempuan Anis Anjarwati untuk datang terlebih dahulu ke toko gorden untuk memantau keberadaan korban dan memantau situasi sekitar toko.

BACA JUGA:Mayat Perempuan Tersangkut Jaring Nelayan, Hanya Kenakan Pakaian Dalam 

Baca Juga: BuddyKu Festival, Generasi Muda Wajib Hadir

Follow Berita Okezone di Google News

Setelah aman, dua pelaku datang ke toko dengan membawa alat besi cor yang sudah diruncingkan. Saat itu juga, korban langsung dihabisi oleh keduanya hingga meninggal dunia.

Ketiganya langsung membuang mayat korban ke jurang kawasan Sendi jalur Mojokerto-Batu menggunakan dua mobil.

Peran masing-masing pelaku, yakni Dayat (25) dan Udin menyiapkan alat untuk menusuk dan kendaaraan mobil. Kemudian, ikut eksekusi serta membungkus mayat korban korban dan membersihkan darah lalu membuang korban ke jurang.

Sementara pelaku ketiga, Anis (23) ikut membantu memastikan keberadaan korban dan mengajak komunikasi. Selain itu, ikut membuang mayat.

Motif pelaku karena utang piutang selama ini jika ditagih selalu menghindar dan nomor handphone diblokir. Usai membunuh dan membuang mayat korban, para pelaku juga membawa sepeda motor dan handphone korban lalu dijual ke seseorang Rp3,5 juta. Hasil penjualan dibagi rata.

Dari tangan tersangka, polisi menyita barang bukti berupa besi cor yang dimodifikasi untuk membunuh korban, uang hasil jual motor korban, handphone dan karpet serta sprei untuk membungkus mayat korban.

Ketiga pelaku dijerat dengan pasal berlapis, yakni Pasal 340 atau Pasal 338 KUHP dan atau Pasal 365 Ayat (3) KUHP dan atau Pasal 351 Ayat (3) KUHP dan atau Pasal 55/ 56 KUHP diancam dengan hukuman mati atau hukuman penjara seumur hidup atau penjara selama lamanya 20 tahun penjara.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini