Share

PSMTI Peduli, Terus Salurkan Bansos pada Korban Gempa Cianjur

Tim Okezone, Okezone · Selasa 29 November 2022 13:44 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 29 525 2717008 psmti-peduli-terus-salurkan-bansos-pada-korban-gempa-cianjur-MLK9kXOqeT.jpeg PSMTI salurkan bantuan ke korban gempa di Cianjur. (Foto: Dok Ist)

CIANJUR - Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) terus melakukan aksi sosial sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. Sejak Rabu (23/11/22) hingga saat ini PSMTI Jawa Barat terus menyalurkan bantuan sosial langsung ke daerah-daerah yang terdampak, terutama di Jambudipa warung kondang Cianjur, Jawa Barat, Selasa (29/11).

PSMTI setiap harinya berkeliling secara door to door, sampai ke pelosok untuk memberikan bantuan secara langsung berupa selimut, alas tidur, masker, beras, juga 30 toren air untuk 30 tenda pengungsian.

Ketua Umum PSMTI Wilianto Tanta menyampaikan bahwa kegaiatan itu dilakukan atas dasar inisiatif PSMTI Provinsi Jawa Barat.

“Kami memprakarsai bantuan untuk warga Cianjur yang tertimpa bencana juga selanjutnya didukung oleh Jajaran DPP PSMTI Pusat," ucap Wilianto Tanta.

Menurutnya, PSMTI cepat tanggap dalam setiap membantu kemanusiaan. “Dalam kesempatan ini PSMTI berikan bantuan paket logistik dan obat-obatan juga sejumlah uang untuk tambahan perbaikan rumah warga yang hancur akibat gempa, dengan harapan dapat meringankan beban para korban masyarakat yang terdampak," ujarnya.

Ketum PSMTI Wilianto juga mengapresiasi PSMTI Provinsi yang menyumbang secara langsung terutama perkumpulan Fujian Indonesia yang ikut berpartisipasi menyumbang melalui PSMTI.

Baca juga:  Johny Lieke Dikukuhkan Sebagai Ketua PSMTI Sulawesi Utara

Kegiatan pemberian bansos ini, PSMTI Jabar menggandeng Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Persatuan Jaksa Indonesia (Persaja), Kejaksaan Tinggi Republik Indonesia, Kodam III Siliwangi dan Polda Jawa Barat, yang didukung oleh Presisi Polri, Direktorat Pengamanan Obyek Vital.

Ketua Harian PSMTI Jawa Barat sekaligus Waketum PSMTI Hukum HAM Advokasi Jawa Barat Djoni Toat, menjelaskan bahwa kegiatan baksos ini sebagai bentuk kepedulian dan aksi solidaritas terhadap sesama.

"Saya sangat terharu dengan relawan dari PSMTI Cianjur dan Cipanas yg setiap hari tanpa lelah turun keliling keloksasi lokasi pengungsiam utk menyalurkan bantuan bersama polri, tni dan kejaksaan," tutur Djoni.

Hal ini membuktikan PSMTI di 34 provinsi bahu membahu memberikan bantuan sesuai himbauan PSMTI dari Ketua Umum PSMTI dan Sekretaris Umum Raymond, juga dari berbagai lapisan masyarakat di Indonesia. Ini menunjukan kekompakan dan betapa solid nya suku Tionghoa berbuat untuk kemanusian di NKRI.

Menurutnya, PSMTI Jabar yang tergabung dalam Masyarakat Tionghoa Peduli Bqndung punya pengalaman dimana saya juga sbg koordinator baksos nya, selama pendemi ini dari Maret 2020 s/d sekarang masih melaksanakan bebagai macam baksos hampir 2000 kali tanpa henti, sehingga untuk bencana di Cianjur ini pun diharapkan bisa belanjut selama kami mampu dan akan mengatur ritme bantuan.

Karena dari pengalaman kebanyakan bantuan datang dari masyarakat di awal-awal dan persedian pun saat ini menumpuk di berbagai posko.

Dalam hal ini, WKU PSMTI Dept. Kaderisasi Johnny Situwanda mengatakan, bantuan yang terus menerus dilakukan untuk warga di Cianjur yang tertimpa musibah dimotori dari PSMTI wilayah Jawa Barat dan sekitarnya.

“Ketua Harian dan Bendaharanya Saudara Djoni Toat dan Benny Satria langsung terjun ke lapangan, sesuai dengan arahan Ketua Dewan Pembina Eddy Hussy dan Ketua Umum Pak Wilianto Tanta," ucap Johnny Situwanda.

Baca Juga: BuddyKu Festival, Generasi Muda Wajib Hadir

Follow Berita Okezone di Google News

Selain bantuan pangan, sandang dan papan, selanjutnya PSMTI juga akan mempertimbangkan bantuan dengan membuat sumur dan rumah ibadah yang juga terkena gempa.

“Untuk bantuan ke Cianjur kali ini juga diikuti partisipasi dari PSMTI daerah-daerah lain mulai dari PSMTI Provinsi Sumatera Selatan, DKI Jakarta, Kepulauan Riau, Riau, NTT, Lampung dan lainnya yang mana hampir semua daerah turut berpartisipasi baik dalam bentuk dana, barang dan tenaga. Semoga bencana ini bisa cepat berlalu," imbuh Johnny.

PSMTI merupakan organisasi kemasyarakatan suku Tionghoa Warga Negara Kesatuan Republik Indonesia tingkat nasional yang berdiri sejak 28 September 1998 yang telah tersebar di 32 Provinsi serta 300 kota/kabupaten se-Indonesia. PSMTI bersifat sosial, budaya dan kemasyarakatan sebagai wadah komunikasi, interaksi, penyerap dan penyalur aspirasi suku Tionghoa di Indonesia dengan lembaga negara, instansi pemerintah, organisasi dan komponen masyarakat lain.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini