Share

Tuding Kriminal, Mantan Presiden Rusia Peringatkan NATO Tidak Pasok Senjata Sistem Pertahanan Rudal ke Ukraina

Susi Susanti, Okezone · Rabu 30 November 2022 13:36 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 30 18 2717784 tuding-kriminal-mantan-presiden-rusia-peringatkan-nato-tidak-pasok-senjata-sistem-pertahanan-rudal-ke-ukraina-UqgExFL4mT.jpg Mantan Presiden Rusia Dmitry Medvedev peringatkan NATO tak kirim rudal Patriot ke Ukraina (Foto: Reuters)

UKRAINA - Mantan Presiden Rusia Dmitry Medvedev memperingatkan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) pada Selasa (29/22/2022) agar tidak memberi sistem pertahanan rudal Patriot ke Ukraina. Dia mencela aliansi tersebut sebagai "entitas kriminal" karena mengirimkan senjata ke apa yang disebutnya "rezim ekstremis".

Medvedev, yang pernah menyebut dirinya sebagai modernisasi liberal sebagai presiden dari 2008 hingga 2012, terus muncul sebagai salah satu pendukung perang Rusia yang paling hawkish di Ukraina. Dia mem-posting kecaman pedas terhadap Barat di saluran media sosialnya.

 Baca juga: Mantan Presiden Rusia: Setiap Gangguan NATO di Krimea Bisa Picu Perang Dunia III

“Jika, seperti yang diisyaratkan oleh (Sekretaris Jenderal NATO Jens) Stoltenberg, NATO akan memasok sistem Patriot kepada kaum fanatik Ukraina bersama dengan personel NATO, mereka akan segera menjadi target sah angkatan bersenjata kami,” tulisnya di aplikasi pesan Telegram, dikutip Reuters.

Baca juga: Mantan Presiden Rusia Angkat Bicara Apa Arti Sanksi Barat, Tatanan Dunia Hancur dan Konsekuensi Berat Ekonomi Global

 Pesan Medvedev ini tidak jelas apakah dia merujuk pada sistem Patriot, pasukan Ukraina atau personel NATO yang menjadi target.

"Dunia yang beradab tidak membutuhkan organisasi ini. Ia harus bertaubat kepada kemanusiaan dan dibubarkan sebagai entitas kriminal," tulisnya di postingan sebelumnya.

Baca Juga: Aksi Nyata 50 Tahun Hidupkan Inspirasi, Indomie Fasilitasi Perbaikan Sekolah untuk Negeri

Follow Berita Okezone di Google News

Ukraina telah meminta mitra Baratnya untuk pertahanan udara, termasuk sistem Patriot buatan Amerika Serikat (AS), untuk melindunginya dari serangan Rusia terhadap infrastruktur energinya.

Para menteri NATO mengutuk apa yang mereka sebut sebagai serangan terus-menerus dan tidak masuk akal terhadap warga sipil Ukraina dan infrastruktur energi, dan berjanji untuk meningkatkan dukungan mereka untuk Kyiv.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini