Share

Kelompok HAM: 448 Orang Meninggal Akibat Protes Iran, Setengah Lebih di Antaranya di Wilayah Etnis Minoritas

Susi Susanti, Okezone · Rabu 30 November 2022 14:42 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 30 18 2717852 kelompok-ham-448-orang-meninggal-akibat-protes-iran-setengah-lebih-di-antaranya-di-wilayah-etnis-minoritas-MqpPxvFEVs.jpg Protes anti-pemerintah di Iran terkait kematian Mahsa Amini (Foto: AFP)

PARIS – Kelompok Hak Asasi Manusia (HAM) Iran (IHR) yang berbasis di Norwegia pada Selasa (29/11/2022) mengatakan pasukan keamanan Iran telah menewaskan sedikitnya 448 orang dalam tindakan keras pemerintah terhadap protes yang dimulai pada pertengahan September lalu. Adapun lebih dari setengah jumlah itu berada di wilayah etnis minoritas.

Dari 448 orang yang dipastikan meninggal, 60 orang adalah anak-anak berusia di bawah 18 tahun, termasuk sembilan anak perempuan, dan 29 wanita.

Kelompok HAM itu mengatakan 16 orang tewas oleh pasukan keamanan dalam sepekan terakhir saja, 12 di antaranya tewas di daerah berpenduduk Kurdi di mana protes sangat intens.

Baca juga: Pengunjuk Rasa Protes Iran Dijatuhi Hukuman Mati, Pakar Independen PBB Prihatin Represi Meningkat 

Jumlah korban juga meningkat setelah kematian orang yang terbunuh pada minggu-minggu sebelumnya diverifikasi dan dimasukkan. Jumlah korban ini hanya mencakup warga yang tewas dalam penumpasan dan bukan anggota pasukan keamanan.

Baca juga: Ketika Kapten Timnas Iran Cerita Tentang Kondisi Negaranya di Piala Dunia 2022, Klaim Rakyat Tidak Bahagia

"Otoritas republik Islam tahu betul bahwa jika mereka bekerja sama dengan misi pencarian fakta PBB, skala kejahatan mereka yang lebih luas akan terungkap," kata Direktur IHR Mahmood Amiry-Moghaddam, dikutip AFP.

"Itulah mengapa non-kooperasi mereka dapat diprediksi," lanjutnya.

Amiry-Moghaddam mengatakan lebih dari separuh kematian tercatat di wilayah yang dihuni oleh Sunni Baluch atau etnis minoritas Kurdi.

Baca Juga: Aksi Nyata 50 Tahun Hidupkan Inspirasi, Indomie Fasilitasi Perbaikan Sekolah untuk Negeri

Follow Berita Okezone di Google News

IHR mencatat kematian terbanyak terjadi di wilayah tenggara Sistan-Baluchistan di mana 128 orang tewas setelah protes yang memiliki percikan terpisah tetapi telah menambah kemarahan nasional.

Setelah itu, kematian terbanyak dicatat di provinsi Kurdistan dan Azerbaijan Barat yang berpenduduk Kurdi barat, di mana masing-masing 53 dan 51 orang tewas.

Sementara itu, Brigadir Jenderal Amirali Hajizadeh dari Korps Pengawal Revolusi Islam pada Selasa (29/11/2022) pagi mengatakan lebih dari 300 orang telah tewas. Ini pertama kali pihak berwenang mengakui jumlah itu.

Dewan Hak Asasi PBB pekan lalu memilih untuk membentuk misi pencarian fakta tingkat tinggi untuk menyelidiki tindakan keras dalam sebuah langkah yang ditolak keras oleh Iran.

Seperti diketahui, protes meletus setelah kematian 16 September dari Kurdi Iran Mahsa Amini yang telah ditangkap oleh polisi moralitas Teheran dan telah menjadi tantangan terbesar bagi rezim sejak revolusi 1979.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini